BerandaFeatureSajian Tradisional Ala Hotel Grand City Hall

Sajian Tradisional Ala Hotel Grand City Hall

MEDAN, PILAR MERDEKA – Hotel Grand City Hall Medan menyajikan aneka sarapan bermenu tradisional. Bila berselera dan ingin menikmati sarapan aneka menu tradisional, tak salah rogoh kocek untuk sesekali chek-in bersama keluarga di hotel bintang lima tersebut.

Bukan omon-omon, hotel itu punya reputasi mengenai kuliner hingga meraih penghargaan bergengsi Traveloka Hotel Awards 2019 sebagai hotel memiliki aneka sajian makanan terbaik di Sumatera.

Hotel Grand City Hall kembali membuktikan kualitasnya saat Nina Lubis bersama sang suami menikmati sarapan (breakfast) pada Kamis pagi (9/4). Sejak langkah pertama memasuki restoran, suasana hangat langsung terasa. Sentuhan dekorasi artistik berpadu dengan nuansa klasik menciptakan kenyamanan yang menenangkan.

Hotel Grand City Hall menghadirkan pelayanan yang sigap dan penuh keramahan. Para pelayan terlihat sibuk, namun tetap menyapa dengan senyum tulus, tangan diletakkan di dada sebagai bentuk penghormatan. Mereka cekatan mengisi kembali hidangan yang mulai habis, serta dengan sopan meminta izin sebelum membersihkan meja tamu.

Hotel
Aneka kue tradisional dan roti pilihan Nina dan suaminya. (Foto. Pilar Merdeka)

Hotel Grand City Hall menawarkan suasana sarapan yang tenang dan nyaman. Tamu bebas memilih area indoor maupun outdoor. Di area outdoor, berbagai menu seperti omelet segar, bakpao, dimsum dan hidangan lainnya disajikan secara prasmanan. Sementara area indoor memberikan kenyamanan dengan tata ruang elegan.

Sekitar Jam 08.10 WIB, Nina Lubis dan suaminya memilih duduk di area indoor, tepatnya di sofa panjang berwarna merah yang berada di tengah restoran. Dari sana, mereka menikmati suasana santai sambil mencicipi beragam hidangan.

Ada lupis, lontong sayur, mie ayam, aneka buah potong, aneka kerupuk, kacang merah rebus dengan kentang goreng, omlete, dan sosis. Salad buah dengan berbagai saus, mie rebus, teh, kopi, sereal dan sushi, jus jeruk, guava, cincau. Jamu.

BACA JUGA  Meluangkan Waktu Baca di Ruang Publik

Kemudian aneka gorengan, mpek-mpek goreng, dimsum goreng, bakwan. Aneka kue basah, bolu gulung, buka ubi, bolu pisang, bika ambon, dan bread, terdiri roti tawar dengan aneka selai, donat, cupcake, aneka puding dan lainnya.

Hotel
Jamu minuman tradisional, juga disajikan untuk tamu Hotel Grand City Hall saat sarapan. (Foto. Pilar Merdeka)

Pilihan menu di restoran Hotel Grand City Hall sangat beragam. Untuk makanan utama tersedia nasi goreng, nasi kuning, namun Nina dan suami lebih memilih nasi putih. Mereka memadukannya dengan ikan fillet panggang, tempe semur, mie goreng, dan salad di tempat yang beda. Semua sajian terasa lezat dan memuaskan.

Setelah menikmati hidangan utama, Nina melanjutkan dengan buah segar dan aneka gorengan, bakwan, dimsum goreng, kacang merah rebus. Sementara sang suami memilih bubur kacang hijau, aneka kue tradisional, dan roti. Variasi menu yang tersedia membuat pengalaman sarapan terasa lengkap.

Suasana semakin hangat ketika Suwardi Wagiman atau Ardi, F&B Director Hotel Grand City Hall, menyapa langsung, tangan diletakkan di dada sebagai bentuk penghormatan.. Dengan ramah ia bertanya tentang pengalaman makan mereka.

“Makanannya enak-enak, Pak. Kami sudah mencoba banyak, seperti kue tradisional, aneka roti, bubur kacang hijau dan lainnya,” ujar suami Nina.

Hotel
Dimsum salah satu menu favorit di Hotel Grand City Hall. (Foto. Pilar Merdeka)
Hotel
Lontong sayur jadi salah satu menu sarapan di Hotel Grand City Hall. (Foto. Pilar Merdeka)

Ardi kemudian menawarkan menu lain, seperti lontong sayur dan dimsum. Sang suami pun mengaku telah mencicipi dimsum sambil menunjuk area outdoor bersama bakpao dan omelet, dan menyebut rasanya sangat lezat.

Percakapan singkat itu diakhiri dengan perkenalan hangat. Ardi memperkenalkan dirinya sambil menyerahkan kartu nama, tetap dengan senyum ramah yang mencerminkan pelayanan profesional.

Tanpa terasa, hampir satu jam Nina dan suami menikmati sarapan di Grand City Hall Hotel. Mereka mencicipi berbagai hidangan hingga merasa kenyang dan puas.

Tidak hanya soal rasa, Hotel Grand City Hall juga menjaga nilai tradisional dalam setiap sajian. Minuman seperti jamu turut dihadirkan, begitu pula aneka bubur seperti bubur sumsum dan kacang hijau. Semua ini semakin memperkaya pengalaman kuliner yang autentik.

BACA JUGA  Kedai Kopi Mutiara, Pelayanan Standar Hotel, Harga Ekonomis

Dekorasi restoran yang sarat nilai budaya semakin memperkuat suasana. Setiap sudutnya menghadirkan keindahan yang tidak hanya memanjakan mata, tetapi juga menghadirkan rasa nyaman dan hangat bagi setiap tamu.

Pengalaman Nina Lubis menjadi bukti bahwa sarapan di Hotel Grand City Hall bukan sekadar makan pagi, melainkan perjalanan rasa yang penuh kehangatan, pelayanan tulus, dan kekayaan kuliner tradisional. (Monang Sitohang)

Google

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

- Advertisment -

DAERAH