MEDAN, PILAR MERDEKA – Cafe Kakakiki Chill House menjadi salah satu tempat nongkrong favorit anak muda di kawasan Pos Bloc Medan, Jalan Pos 1, Kota Medan. Cafe Kakakiki menawarkan suasana nyaman dengan desain modern serta pilihan area indoor dan outdoor yang memanjakan pengunjung.
Cafe Kakakiki Chill House langsung terlihat di sisi kanan saat memasuki pintu utama Pos Bloc Medan. Di bagian kiri pintu masuk area indoor, pengunjung disambut daftar menu. Ruangan ber-AC ini dihiasi desain dinding menarik kekinian, termasuk gambar wajah seorang wanita yang mencuri perhatian.
Cafe ini juga menyediakan area outdoor yang berada di pinggir dengan pembatas pagar pejalan kaki. Area ini menjadi pilihan banyak pengunjung yang ingin menikmati suasana terbuka.
“Jadi saya milih di outdoor, kalau duduk di outdoor lebih leluasa memandang, apalagi malam ini cerah bisa melihat suasana malam di kawasan titik nol Kota Medan,” ujar Nina, tamu yang menginap di Hotel Grand City Hall, Rabu malam (8/4).

Cafe Kakakiki menghadirkan suasana hidup dengan musik yang mengalun lembut. Penataan meja dan kursi terlihat rapi. Terdapat sekitar sembilan meja besi, dengan kombinasi meja bulat di sisi kiri dan meja persegi di sisi kanan lengkap dengan kursi semi bulat dan kursi panjang untuk dua hingga tiga orang.
Cafe Kakakiki malam itu dipadati pengunjung. Silih berganti orang datang, ada yang berpasangan dan ada pula yang berkumpul bersama teman. Percakapan hangat berpadu dengan alunan musik menciptakan suasana yang terasa akrab.
Cafe Kakakiki juga memberikan pelayanan ramah kepada setiap pengunjung. Seorang pelayan dengan kaos putih menyapa dengan sopan, menawarkan menu, dan membantu proses pemesanan dengan senyum hangat.
Cafe Kakakiki menyajikan berbagai aneka kuliner dan minuman, salah satunya ayam geprek yang menjadi pilihan Nina malam itu. Ibu yang menggunakan hijab hitam itu memesan air mineral hangat sebagai pelengkap santapan.
Tidak lama kemudian, dua botol air mineral dan dua cangkir air panas disajikan. Tak berselang lama, dua porsi ayam geprek tiba di meja.
Cafe Kakakiki menampilkan penyajian makanan yang menarik. Ayam geprek disajikan di piring bundar berwarna abu-abu dengan tekstur menyerupai keramik, juga sendok dan garpu dibungkus plastik.
Satu porsi piring terdiri dari paha ayam berukuran besar dengan sambal di atasnya, nasi putih dengan tambahan ikan asin diletak di atasnya, kerupuk, tahu, tempe, sayur kol, serta garnish daun selada, irisan timun, dan potongan tomat.
“Lahapan pertama, hmmm sedap ayam gepreknya bang. Dagingnya lembut dan renyah. Ikan asinnya juga enak bang,” ujar Nina dengan nada puas kepada suaminya.
Suasana malam yang tenang, ditemani lagu bernuansa slow pop, membuat pengalaman makan terasa lebih berkesan. Dari tempat duduknya, Nina juga dapat melihat aktivitas di sekitar Lapangan Merdeka serta bangunan seperti BI, Hotel Grand Inna, dan Hotel Grand City Hall.
Tanpa terasa, ayam geprek yang disajikan habis disantap. Kepuasan terlihat dari raut wajah Nina yang menikmati setiap suapan.
“Ayam geprek nya enak ya dek, pedasnya bikin nagih,” kata suami Nina kepada Ester, salah satu pelayan. Ia juga sempat menanyakan menu favorit di cafe tersebut.
Ester menjawab, setiap pengunjung memiliki menu favorit masing-masing sesuai selera. Seperti aneka kuliner ayam, ada yang favoritnya ayam bakar Taliwang.
Cafe Kakakiki buka setiap hari. Pada Minggu hingga Kamis beroperasi Jam 11.00 hingga 02.00 WIB. Sedangkan Jumat dan Sabtu buka lebih lama, mulai Jam 11.00 hingga 04.00 WIB.
Cafe Kakakiki Chill House di Pos Bloc Medan, tidak hanya menawarkan aneka makanan dan minuman, tetapi juga pengalaman nyantai sambil menikmati suasana malam di tengah Kota Medan yang nyaman dan penuh kesan bagi setiap pengunjung. (Monang Sitohang)

