BerandaDaerahPupuk Zeger AG 91 Tunjukkan Perkembangan Positif, Izin Edar Masih Berproses

Pupuk Zeger AG 91 Tunjukkan Perkembangan Positif, Izin Edar Masih Berproses

BANDUNG, PILAR MERDEKA – Produk pupuk mikro organik Zeger AG 91 terus menunjukkan perkembangan yang positif. Merek dagangnya telah resmi terdaftar di Kementerian Hukum Republik Indonesia, sementara proses perizinan edar dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia saat ini masih berlangsung.

Pupuk Zeger AG 91 diproduksi secara industri rumah tangga di rumah produksi Haur Geulis, Indramayu dengan memanfaatkan bahan dasar limbah rumah tangga dan pasar. Sejak tahun 2022, produk ini telah melalui berbagai tahapan kajian, mulai dari uji laboratorium hingga uji lapangan, yang terus disempurnakan guna meningkatkan kualitas hasil produksi.

Kepala Bidang Produksi Koperasi Produksi Multi Pihak Cahaya Tarum Abadi Olan Sujarno kepada Pilar Merdeka.Com, Kamis (9/4), menjelaskan bahwa peningkatan kualitas pupuk dilakukan secara bertahap. “Awalnya, Pupuk Zeger AG 91 diberi label satu bintang. Setelah melalui penelitian dan perbaikan berkelanjutan, kini telah mencapai kualifikasi bintang tiga,” ujarnya.

Menurutnya lagi, uji laboratorium untuk mendapatkan sertifikat Ijin Edar Pupuk dari Kementerian Pertanian RI, dilakukan di Universitas Pajajaran Bandung. Perlakuan uji lab berupa Uji Komposisi dan Uji Efektifitas. Hingga saat ini, uji lab sedang berproses.

Pupuk
Mantan KASAD Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman tampak memanen cabe merah bersama istri dan petani di Cianjur yang menggunakan Pupuk Zeger AG 91 dan hasilnya melimpah. (Foto. Screenshot)

Sementara, secara uji lapangan sudah dilakukan pada berbagai kondisi lahan dan jenis tanaman. Hasilnya menunjukkan performa yang memuaskan. Mulai dari lahan kering, lahan basah seperti gambut, hingga lahan sawah terdampak banjir rob di wilayah Indramayu, pupuk ini tetap memberikan hasil optimal.

Menurutnya, hasil uji coba di berbagai kondisi lahan menunjukkan performa yang memuaskan. Mulai dari lahan kering, lahan basah seperti gambut, hingga lahan sawah terdampak banjir rob di wilayah Indramayu, pupuk ini tetap memberikan hasil optimal.

Tak hanya itu, uji coba juga dilakukan pada berbagai jenis tanaman, seperti mangga, alpukat, kopi, tembakau, kakao, apel Brazil, cabai, hingga sayur-mayur. Hasilnya, produksi tanaman dilaporkan meningkat hingga dua kali lipat. Pupuk yang dilengkapi booster atau zat perangsang pertumbuhan ini juga dinilai efektif untuk tanaman bunga.

BACA JUGA  Riwayatmu Kini, Satu Jembatan Dua Nama, Berlian dan Kebajikan

Dalam aspek distribusi dan pemasaran, koperasi tetap berpihak pada keberadaan cabang yang telah tersebar di berbagai daerah. Produksi pupuk sengaja tidak diarahkan ke skala industri besar atau diserahkan kepada industriawan profesional, melainkan tetap berbasis pada industri rumah tangga.

Olan Sujarno menegaskan, semangat utama dari pengembangan pupuk ini adalah membangun usaha bersama dengan melibatkan masyarakat perdesaan. Mulai dari pengepul sampah organik di pasar maupun limbah rumah makan, hingga proses produksi di tingkat rumah tangga, seluruhnya melibatkan partisipasi masyarakat.

Pupuk
Hasil panen cabai merah dengan menggunakan pupuk mikro organik Zeger AG 91. (Foto. Screenshot)

Hal yang sama juga diterapkan dalam sistem distribusi. Rantai tata niaga pupuk hingga ke tingkat akhir dikelola oleh cabang koperasi di masing-masing daerah. Dengan pola ini, nilai ekonomi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat setempat.

Menurutnya, karena dikelola secara kolektif, semangat dan misi koperasi tetap terjaga. Kebijakan harga pun diarahkan untuk mendukung kesejahteraan petani. Selain mampu meningkatkan hasil produksi secara signifikan, harga pupuk juga dijaga tetap kompetitif dan terjangkau.

Saat ini, koperasi tersebut telah memiliki 37 cabang yang tersebar di seluruh Indonesia, serta satu komunitas masyarakat Paguyuban Sawargi Siliwangi Indonesia (SSI). Ke depan, diharapkan Pupuk Zeger AG 91 dapat segera memperoleh izin edar resmi sehingga dapat dimanfaatkan lebih luas oleh para petani di seluruh tanah air. (Nat)

Google

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

- Advertisment -

DAERAH