BATU BARA, PILAR MERDEKA – Hobi beternak bebek atau entok menjadi bagian dari kehidupan warga Indrapura, Kabupaten Batu Bara. Aktivitas sederhana ini bukan sekadar kegemaran, tetapi juga sumber penghasilan tambahan yang nyata dan berkelanjutan bagi sebagian masyarakat.
Hobi beternak entok juga dijalani oleh Aidi Miski, yang lebih dikenal dengan sapaan Wak Endit. Ia merupakan warga Lingkungan VII, Jalan Kopertis, Indrapura, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara. Sehari-hari, Wak Endit bekerja sebagai tukang las.
Di sela kesibukannya, Wak Endit memanfaatkan lahan kosong di belakang rumahnya untuk beternak bebek entok. Lahan yang tidak terlalu luas itu kini dipenuhi suara dan aktivitas ratusan ekor entok yang ia rawat sendiri.
Menurut Wak Endit, beternak entok sudah menjadi hobi sejak lama. Selain menyalurkan kegemaran, usaha ini dijalankannya sebagai sumber penghasilan sampingan. Ia menyebut, banyak tetangganya di Indrapura juga memiliki ternak entok di pekarangan rumah masing-masing.
“Beternak entok sudah hobi kita. Usaha sampingan untuk menambah penghasilan. Rata-rata tetangga saya di Indrapura ini ada juga yang beternak entok,” ujar Wak Endit, Sabtu (7/2).
Saat ini, jumlah bebek entok milik Wak Endit telah mencapai ratusan ekor. Ternak tersebut terdiri dari indukan jantan, betina yang belum jadi induk, hingga anakan yang baru menetas. Semua dirawat secara bertahap sesuai usia dan kebutuhan.
Wak Endit menilai, bisnis beternak bebek entok memiliki prospek yang cukup menjanjikan. Harga jual entok jantan atau basor dinilai stabil dan menguntungkan.
“Per kilogram harga bebek entok jantan atau basor saat ini berkisar Rp70 ribu hingga Rp85 ribu. Kalau satu ekor beratnya empat kilogram, lumayan juga hasilnya,” jelasnya.
Ada satu pengalaman manis yang hingga kini masih diingat Wak Endit. Ia pernah menjual puluhan ekor entok dalam satu waktu dan merasakan langsung hasil dari ketekunannya.
“Saya pernah menjual bebek entok sebanyak 50 ekor. Duitnya, lumayanlah,” ungkap Wak Endit..
Dari lahan kosong di belakang rumah, Wak Endit membuktikan bahwa hobi beternak entok dapat menjadi jalan bertahan hidup dan sumber rezeki tambahan bagi masyarakat Indrapura. (Fajaruddin Adam Batubara)

