BerandaPemerintahPosko Pemantauan Perkembangan Politik di Rumah Dinas Gubsu

Posko Pemantauan Perkembangan Politik di Rumah Dinas Gubsu

MEDAN, PILAR MERDEKA – Sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) hadir di Aula Tengku Rizal Nurdin, rumah dinas Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Jalan Jenderal Sudirman 41 Medan, Jum’at (16/2).

Kedatangan para pejabat setingkat asisten, kepala badan dan kepala biro dalam rangka tugas piket di Posko Pemantauan Perkembangan Politik pasca Pemilihan Presiden – Wakil Presiden dan legislatif 14-2-2024.

Dari pantauan www.pilarmerdeka.com, usai sholat magrib di rumah dinas Gubsu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Pemprovsu Ilyas Sitorus, SE, MPd kepada awak media ini menyebutkan bahwa kehadirannya dalam rangka giliran piket di posko. “Piket. Piket ke posko,” ujar Ilyas Sitorus sembari melangkah menuju posko.

Tampak, pejabat yang piket yakni Kadis Tenaga Kerja Pemprovsu Abdul Haris Lubis, Kepala Biro Pemetintahan dan Otonomi Daerah Juliadi Z Harahap, Asisten Perekomian dan Pembangunan Dr. H. Agus Tripoyono SE, MSi, Ak, CA, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Drs. Basarin Yunus Tanjung, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Ir. Ardan Noor dan sejumlah aparatur lainnya.

Aman dan Nyaman

Sejumlah warga Kota Medan dan sekitarnya mengatakan bahwa pasca Pemilu Kota Medan terlihat aman dan nyaman sebagaimana sebelum Pemilu. “Syukurlah kota kita aman, kalau begitu kita kan merasa nyaman. Kalau masalah pilihan kita nggak menang ya kita terima saja, dan bagi yang menang atau terpilih ya kita ucapkan selamat,” ungkap Asni (43) warga Medan Johor.

Hal senada juga disampaikan Herianto (62). Menurut Herianto biasa-biasa saja aman seperti sebelum Pemilu. “Ajang demokrasi lima tahunan ini memang begitu. Ada yang tidak puas atau kecewa karena pasangan Capres-Cawapres yang didukung kalah. Dan sebaliknya bersuka ria,” papar Hetianto warga Percut Sei Tuan.

Berbeda dengan Gatot (45). Ia tidak ambil pusing siapa yang menang dan kalah Capres-Cawapres. Karena secara pribadi tidak ngaruh ke dirinya. Gatot tidak berkenan menyebutkan siapa Capres-Cawapres pilihannya. “Yang penting kita orang-orang ekonomi lemah benar-bebar diperhatikan,” harap lelaki berperawakan kurus, tinggi, berkulit legam dan pekerja serabutan yang tinggal di Medan Perjuangan. (Fajaruddin Adam Batubara/Mons)

Iklan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments