MEDAN, PILAR MERDEKA – Raja Pardomuan Simbolon terus mendapat dukungan luas dalam proses seleksi anggota Komisi Informasi (KI) Sumatera Utara (Sumut). Dukungan ini menguat seiring rekam jejaknya sebagai wartawan senior yang dinilai berintegritas dan konsisten memperjuangkan keterbukaan informasi publik.
Raja Pardomuan Simbolon dikenal sebagai Pemimpin Redaksi Top Metro News yang aktif menyuarakan kepentingan masyarakat. Putra asal Sidikalang ini tumbuh dengan nilai kejujuran dan kerja keras yang kuat. Nilai tersebut membentuk karakter tegas dalam mengawal berbagai isu publik.
Dalam dunia jurnalistik, Raja Pardomuan Simbolon telah diakui kompetensinya oleh Dewan Pers sebagai wartawan utama. Pengakuan ini menjadi dasar kuat bahwa ia memiliki kapasitas untuk menjalankan fungsi strategis di Komisi Informasi dengan penuh tanggung jawab.
Saat ini, berkas pendaftaran Raja masih dalam tahap verifikasi oleh panitia seleksi. Tahapan ini menjadi pintu awal sebelum peserta melangkah ke proses seleksi berikutnya yang lebih ketat dan kompetitif.
Di tengah proses tersebut, Raja menegaskan bahwa keikutsertaannya bukan sekadar formalitas. Ia membawa misi besar untuk memperkuat transparansi informasi publik di Sumatera Utara.
“Transparansi adalah kebutuhan publik. Ini harus kita jaga bersama,” ujar Raja Simbolon, Sekjen Wardiksu saat berbincang santai dengan awak media Independennews.com di sebuah coffee shop di Jalan Sekip, Medan, Kamis (23/4).
Pria yang identik dengan topi gunung ini menegaskan komitmennya untuk memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang terbuka, akurat, dan dapat dipercaya. Baginya, keterbukaan informasi adalah fondasi penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah dan lembaga negara.
Sementara itu, panitia seleksi telah menetapkan tahapan seleksi secara terstruktur dan transparan. Hasil administrasi akan diumumkan pada 30 April hingga 5 Mei 2026. Tes potensi dijadwalkan pada 6 Mei 2026 dengan pengumuman hasil pada 11 Mei 2026.
Selanjutnya, masyarakat diberi ruang untuk memberikan masukan pada 12 Mei hingga 5 Juni 2026. Tahap psikotes dan dinamika kelompok akan berlangsung pada 8–9 Juni 2026, disusul wawancara pada 17–18 Juni 2026. Hasil akhir seleksi akan diumumkan pada 22 Juni 2026.
Peserta yang lolos akan melanjutkan ke tahap penulisan makalah pada 23 hingga 29 Juni 2026 sebagai bagian akhir dari proses seleksi.
Mendengar kabar Raja Simbolon mengikuti seleksi KI Provinsi Sumatera Utara, sejumlah teman sejawat turut memberikan dukungan moril, setidaknya membantu mensuarakan misi yang akan diemban Raja Simbolon. Ketua Forum Wartawan Pendidikan Sumatera Utara (Wardiksu), Vera Sinaga menilai Raja Simbolon adalah sosok yang konsisten memperjuangkan keterbukaan informasi. “Ia patut didukung,” ujar Vera Sinaga.
Di tempat terpisah, majikan media online Pilar Merdeka.Com, Monang Sitohang, juga turut mendukung Raja Simbolon menjadi bagian KI Sumut. Kata Monang, rekam jejak dan pemahaman Raja Simbolon tentang pentingnya transparasi informasi publik, tak diragukan.
“Beliau punya pengalaman dan keberanian menyuarakan kepentingan publik. Sosok seperti ini dibutuhkan,” ujar Monang.
Monang berharap proses seleksi berjalan objektif dan mampu menghasilkan figur terbaik. Menurutnya, pengalaman, kompetensi, dan komitmen Raja Simbolon menjadi modal penting untuk berkontribusi di Komisi Informasi.
Dengan dukungan yang terus bertambah, Raja Pardomuan Simbolon tetap optimistis menghadapi setiap tahapan seleksi. Ia bertekad membawa semangat perubahan dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap keterbukaan informasi di Sumatera Utara. (TIM)

