BerandaEkonomiJelang Ramadan, Harga Ikan Stabil di Pasar Cemara Medan

Jelang Ramadan, Harga Ikan Stabil di Pasar Cemara Medan

MEDAN , PILAR MERDEKA – Harga ikan stabil kurang dari sepekan menjelang bulan Ramadan di Pasar Ikan Cemara, Jalan Cemara, Pulo Brayan Darat II, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan. Kondisi ini menjadi kabar menenangkan bagi warga yang mulai bersiap menyambut bulan puasa Ramadan.

Harga ikan stabil terlihat dari berbagai jenis ikan laut yang dijual para pedagang sejak pagi hari. Hingga Minggu (15/2), belum ada lonjakan harga signifikan di pasar tradisional yang menjadi pusat belanja ikan bagi masyarakat Kota Medan dan sekitarnya.

Seorang pedagang ikan bawal putih menyebutkan, harga bawal putih masih bertahan. Untuk ukuran kecil dijual Rp35.000 per kilogram. Ukuran sedang Rp80.000 per kilogram, dan ukuran besar mencapai Rp120.000 per kilogram.

“Bawal putih masih stabil. Tapi kalau cumi laut harganya tergolong murah, sekilo Rp55.000,” ujarnya.

Ia menegaskan, pembelian bawal putih di lapaknya tidak bisa setengah kilogram. Pembelian minimal satu kilogram karena sistem penjualan dilakukan secara grosir.

Suasana Pasar Ikan Cemara ramai sejak pagi. Pantauan sekitar pukul 09.00 WIB, pengunjung masih memadati lorong-lorong pasar. Para pedagang bersahut-sahutan menawarkan dagangan mereka dengan suara lantang.

Harga ikan tongkol sisik dijual Rp35.000 per kilogram. Ikan pari Rp28.000 per kilogram. Udang Rp90.000 per kilogram.

“Ikan dencis Pak, ikan dencis Bu, Rp25.000 saja satu kilogram. Ada juga yang Rp30.000,” terdengar teriakan pedagang memanggil pembeli.

Tak jauh dari sana, pedagang ikan nila juga menawarkan harga terjangkau. “Bu, ikan nila satu kilogram hanya Rp27.000,” ucapnya.

Seorang pembeli dari Jalan Letda Sujono terlihat berhenti dan membeli ikan nila tersebut. Penjual kemudian menawarkan jasa tambahan. “Ikannya dipotong-potong, Pak. Kalau dipotong tambah Rp2.000 per kilogram untuk upah potong,” jelasnya.

BACA JUGA  Warga Setempat Pelanggan Setia di Warkop Nasabe

Jasa potong ikan diminati pembeli yang tidak ingin membersihkan ikan sendiri di rumah. Di sudut pasar, seorang bapak penyedia jasa potong ikan tampak sibuk melayani antrean.

“Ini ikan bandeng jantan ya, Bu,” ujarnya kepada seorang ibu yang meminta ikannya dipotongkan.

Ia menjelaskan, ikan bandeng jantan biasanya digunakan untuk membuat bakso ikan. Penjelasan itu membuat pembeli mengangguk paham.

Satu per satu pembeli datang silih berganti. Meja jasa pemotongan ikan yang tepat berada di samping pedagang ikan nila tampak banyak diminati oleh pembeli..

Seorang pedagang menyebutkan, waktu paling ramai di Pasar Ikan Cemara adalah subuh hingga pagi hari. “Kalau sudah jam 9.00 ke atas mulai berkurang, sudah sepi. Tapi kalau datang jam 04.00 WIB, itu ramai sekali. Banyak pedagang ikan dari berbagai daerah belanja ke sini,” katanya.

Pasar Ikan Cemara tetap stabil jelang Ramadan. Tidak ada gejolak harga yang meresahkan. Aktivitas jual beli berjalan lancar. Pedagang dan pembeli sama-sama berharap kondisi ini bertahan hingga memasuki bulan Ramadan.

Di tengah hiruk-pikuk tawar-menawar dan suara pisau memotong ikan, ada rasa lega yang terasa. Stabilnya harga memberi ketenangan bagi warga yang ingin menyajikan hidangan terbaik untuk keluarga saat Ramadan tiba. (Monang Sitohang)

Google

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

- Advertisment -

DAERAH