BerandaKulinerKuliner Sumut Miliki Cita Rasa Khas Nggak "Pelit" Bumbu

Kuliner Sumut Miliki Cita Rasa Khas Nggak “Pelit” Bumbu

MEDAN, PILAR MERDEKA – Tiap daerah di bumi nusantara tentulah memiliki tradisi masakan yang menjadi makanan khas daerahnya, dan bahkan makanan khas daerah tersebut mampu populer di level nasional, setidaknya membumi di level ibukota daerah.

Mungkin ada ribuan aneka makanan/kuliner nusantara. Dan fakta itu merupakan gambaran keanekaragaman suku, suku bangsa dan budaya di Indonesia.

Sumatera Utara (Sumut) adalah salah satu daerah penyandang predikat aneka ragam kuliner. Kota Medan sebagai Ibukota Propinsi Sumatera Utara merupakan wadah bagi keanekaragaman kuliner tersebut.

Diantaranya, Soto Medan, Lontong, Sate Kerang dan Mie Gomak Medan. Keunggulan rasa jenis-jenis kuliner khas di Kota Medan itu, adalah racikan rempah yang proporsional alias nggak “pelit” bumbu.

Soto Medan, gurih dengan kuah santan kental. Soto Medan menjadi salah satu hidangan yang paling populer dari Sumatera Utara. Berbeda dengan soto dari daerah lain, Soto Medan memiliki kuah santan kental berwarna kuning kehijauan yang memberikan rasa gurih dan kaya rempah.

Isiannya terdiri dari siwiran daging, tauge, perkedel kentang, sohun, daun bawang, seledri, dan irisan tomat. Di Kota Medan, hidangan ini disajikan bersama rempeyek udang. Sajian pelengkap tersebut menjadi ciri khas yang membedakan Soto Medan dari berbagai jenis soto di Indonesia.

Lontong Medan memiliki rasa yang berbeda dari lontong pada umumnya. Cita rasa sedikit asam muncul karena penggunaan bumbu tauco yang menjadi salah satu ciri khasnya.

Lontong Medan disajikan bersama sayur berkuah santan, tauco, mie, serta taburan surendeng dan kacang goreng. Bagi pencinta makanan pedas, sambal menjadi pelengkap yang menambah kenikmatan. Hidangan ini umumnya disantap sebagai menu sarapan dan juga menjadi pengganti nasi.

BACA JUGA  Mengenal Jajanan Kue Tradisional Ajo dan Kue Dadar Paling Diminati

Sate Kerang Medan menjadi salah satu kuliner andalan Sumatera Utara. Hidangan ini dibuat dari kerang yang telah dibumbui, kemudian ditusuk menggunakan lidi sebelum disajikan.

Keistimewaan Sate Kerang Medan terletak pada penggunaan bumbu rendang dari rempah-rempah tradisional yang diolah secara manual. Cara pengolahan tersebut dilakukan untuk menjaga cita rasa dan kesegaran bumbu. Hasilnya adalah sate dengan rasa gurih, lezat, dan tekstur kerang yang lembut.

Mi Gomak menjadi salah satu kuliner khas Batak yang tidak boleh dilewatkan. Mi yang digunakan memiliki ukuran lebih besar dan lebih padat dibandingkan mi pada umumnya.

Mi Gomak biasanya disajikan dengan kuah kari yang kental. Selain itu, hidangan ini juga dapat diolah menjadi mi goreng menggunakan bumbu andaliman yang menjadi ciri khas masakan Batak. Rasanya gurih dengan tekstur mi yang lembut dan kenyal.

Arsik merupakan makanan khas masyarakat Batak yang dikenal sebagai ikan mas bumbu kuning. Hidangan ini menggunakan ikan mas atau ikan mujair sebagai bahan utama yang dimasak bersama santan dan rempah-rempah khas Batak, termasuk andaliman.

Perpaduan bumbu menghasilkan rasa pedas, gurih, dan kaya rempah. Arsik semakin nikmat ketika disajikan bersama nasi hangat.

Ayam Napinadar merupakan kuliner yang sudah sangat dikenal di kalangan masyarakat Batak. Hidangan ini memiliki cita rasa pedas dan gurih berkat penggunaan andaliman serta bawang putih.

Sebelum dimasak dengan bumbu khas Batak, ayam terlebih dahulu dibaluri menggunakan darah ayam. Proses tersebut menjadi bagian dari ciri khas pengolahan Ayam Napinadar.

Anyang Pakis merupakan makanan khas Melayu Labuhan Batu, Sumatera Utara. Sekilas hidangan ini menyerupai urap, tetapi menggunakan kelapa parut yang disangrai kemudian ditumbuk.

Bumbunya dicincang halus, berbeda dengan urap yang biasanya menggunakan bumbu yang diuleg. Anyang Pakis dibuat dari daun pakis yang dicampur kelapa parut berbumbu.

BACA JUGA  Cafe Lada Hitam, Menyajikan Sop Buntut Penggugah Selera

Bumbu dasarnya terdiri dari bawang merah, serai, daun jeruk, dan ketumbar. Perpaduan tersebut menghasilkan rasa gurih dan pedas yang khas.

Anyang Pakis umumnya disajikan sebagai pendamping ayam atau ikan goreng. Hidangan ini juga dapat dinikmati tanpa nasi karena tidak termasuk jenis sayur.

Mie Balap menjadi salah satu kuliner yang tidak hanya dikenal karena rasanya, tetapi juga proses pembuatannya. Atraksi memasak Mie Balap sering menarik perhatian wisatawan yang datang ke Kota Medan.

Kwetiau goreng atau bihun goreng dimasak dalam jumlah besar sekaligus bersama seafood. Proses memasak dalam porsi besar tersebut menjadi daya tarik tersendiri yang membuat Mie Balap semakin dikenal sebagai salah satu kuliner khas Sumatera Utara.

Keberagaman kuliner Sumatera Utara menunjukkan betapa kayanya tradisi dan budaya yang dimiliki provinsi ini. Dari Soto Medan yang gurih, Arsik yang kaya rempah, hingga Mie Balap dengan atraksi memasaknya, setiap hidangan menghadirkan cita rasa khas yang menjadi identitas kuliner Sumatera Utara. (Monang Sitohang)

Google

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

- Advertisment -

DAERAH