MEDAN, PILAR MERDEKA – Kota Medan tidak ingin lagi sekadar menjadi kota persinggahan bagi wisatawan. Melalui Jelajah Wisata Budaya (JWB) ke-4 2026, Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) DPD Sumatera Utara (Sumut) mendorong wisatawan domestik (wisdom) dan mancanegara untuk tinggal lebih lama, menjelajahi kekayaan budaya, sekaligus menikmati kuliner khas Medan.
Ketua ASPPI DPD Sumut, Achmad Fauzi Lubis, mengatakan JWB4 digagas karena Kota Medan dinilai sudah banyak berbenah. Kondisi tersebut, menurutnya, perlu diperkenalkan kepada para buyer domestik dan overseas yang mengikuti kegiatan tersebut.
“Harus kita kenalkan kepada para buyer domestic dan overseas JWB ke-4,” ujar Ahmad Fauzi kepada Pilar Merdeka. Com, Kamis (3/9).
Ia menegaskan, Medan diharapkan tidak hanya menjadi kota transit. Wisatawan harus memiliki alasan untuk tinggal dan menikmati berbagai pengalaman yang ditawarkan kota ini, terutama kuliner khasnya.
“Jangan hanya kota transit saja tetapi harus stay menikmati kuliner Kota Medan yang enak dan enak sekali,” katanya.

Dalam JWB ke-4, konsep wisata budaya diarahkan untuk mengajak peserta menjelajahi kawasan dan peninggalan yang menjadi bagian dari identitas Kota Medan.
Achmad Fauzi menyebut Kota Tua Kesawan yang dikenal dengan kota tua, museum, serta kuliner asli Medan menjadi bagian penting yang akan diperkenalkan.
Kawasan Kesawan yang berada di Jalan Jend. Ahmad Yani, Medan Barat telah berbenah diharapkan dapat memberikan pengalaman berbeda kepada peserta. Perjalanan wisata tidak hanya berfokus pada tempat yang dikunjungi, tetapi juga pada pengalaman mengenal sejarah, budaya, dan cita rasa Kota Medan.
Menurut Fauzi, JWB memiliki beberapa tujuan sekaligus. Kegiatan ini diarahkan untuk menggerakkan ekonomi pelaku pariwisata, memberikan edukasi budaya, dan memperkuat branding Kota Medan sebagai destinasi wisata.
JWB ke-4 juga akan memperkenalkan destinasi baru yang disebut Fauzi baru diresmikan.
Destinasi tersebut adalah Mustika Deli, yang berada di lantai tiga Mall Pelayanan Publik (MPP).
Keberadaan destinasi baru ini menjadi salah satu bagian dari perjalanan JWB di Kota Medan. Selain Mustika Deli, peserta juga akan mengunjungi sejumlah lokasi lain yang masuk dalam rangkaian kegiatan.

Fauzi menyebut Taman Buaya Asam Kumbang, Museum Perkebunan Indonesia (Musperin), Rumah Tjong A Fie, Mustika Deli, dan Kesawan sebagai lokasi yang akan dikunjungi.
Rangkaian tersebut mempertemukan berbagai pengalaman wisata dalam satu perjalanan, mulai dari destinasi budaya hingga kuliner.
ASPPI DPD Sumut tidak hanya melibatkan satu sektor dalam pelaksanaan JWB ke-4. Fauzi mengatakan seluruh pelaku wisata dilibatkan dalam kegiatan tersebut.
Pelibatan seluruh unsur pariwisata diharapkan dapat memperkuat hubungan antarpelaku sekaligus membuka peluang agar JWB berkembang menjadi produk wisata yang dapat ditawarkan kepada wisatawan.
“Ke depannya akan dijadikan paket wisata,” jelas Fauzi pemilik biro perjalanan wisata bernama Haya Travel.
Dengan demikian, JWB tidak berhenti sebagai kegiatan perjalanan wisata, tetapi diarahkan untuk menjadi paket wisata yang dapat dikembangkan oleh anggota ASPPI.
Jelajah Wisata Budaya (JWB) ke-4 akan digelar pada 5-8 Oktober 2026. Kegiatan ini akan berlangsung di Kota Medan dan Kabupaten Karo.
Peserta akan diajak mengenal potensi wisata yang menjadi bagian dari perjalanan tersebut. ASPPI Sumatera Utara menempatkan kebudayaan dan gastronomi kuliner sebagai strategi utama untuk mempromosikan kegiatan kepada wisatawan domestik maupun mancanegara.
Pendekatan tersebut sekaligus menjadi upaya untuk memperkenalkan Medan melalui pengalaman yang dekat dengan kehidupan masyarakat, yaitu budaya dan makanan khas daerah.
Dalam pelaksanaan JWB ke-4, ASPPI DPD Sumatera Utara juga berharap adanya dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak.
Fauzi menyampaikan harapan agar Wali Kota Medan, Rico Waas, bersedia menyambut para buyer yang mengikuti kegiatan JWB ke-4 nantinya.
Bagi ASPPI, kolaborasi antara pemerintah dan para pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam mendorong kemajuan pariwisata Kota Medan.
Fauzi berharap JWB ke-4 dapat mendatangkan wisatawan ke Kota Medan dan Sumatera Utara.
Harapan tersebut menjadi bagian dari upaya ASPPI untuk ikut mendorong kebangkitan industri pariwisata Sumatera Utara, khususnya Kota Medan.
JWB ke-4 membawa pesan bahwa potensi Kota Medan perlu diperkenalkan lebih luas. Tidak hanya sebagai tempat yang dilewati wisatawan, tetapi sebagai kota yang layak dinikmati.
Budaya, kawasan bersejarah, museum, destinasi wisata, dan kuliner menjadi bagian dari pengalaman yang ingin ditawarkan ASPPI kepada para buyer domestik dan mancanegara.
Ketua ASPPI DPD Sumatera Utara itu juga mengajak pemerintah dan seluruh stakeholder untuk memperkuat kerja sama dalam mengembangkan pariwisata Kota Medan.
Menurutnya, kemajuan pariwisata membutuhkan kolaborasi antara pemerintah dan para pemangku kepentingan.
JWB ke-4 pun diharapkan menjadi salah satu langkah untuk membawa lebih banyak wisatawan datang dan menikmati langsung potensi wisata Medan serta Sumatera Utara. (Monang Sitohang)

