BerandaHidup SehatAneka Buah Selain Kurma, Pilihan Bijak Berbuka Puasa

Aneka Buah Selain Kurma, Pilihan Bijak Berbuka Puasa

PILAR MERDEKA – Kurma adalah buah khas Timur Tengah yang sudah mendunia. Khusus di bulan puasa, terlihat permintaan pasar lebih besar dibandingkan hari biasa atau bukan bulan puasa. Contohnya, kalau bukan bulan puasa, seseorang itu belum tentu mengkonsumsi. Artinya, ia mengkonsumsi kurma saat berpuasa saja, dan cenderung ketika berbuka puasa. Tak sedikit orang menjadi peminat kurma musiman.

Kurma bermanfaat bagi tubuh mengandung nutrisi. Buah ini memiliki kadar gula yang relatif rendah namun kaya serat, sehingga dapat membantu mengembalikan tenaga tanpa membuat tubuh terasa berat. Kandungan serat, mineral, dan vitamin dalam kurma juga diketahui dapat membantu menurunkan kadar kolesterol.

Kurma juga mudah ditemukan di berbagai pasar dengan harga yang relatif terjangkau. Hal ini membuat kurma menjadi pilihan praktis bagi masyarakat untuk berbuka puasa. Tidak heran jika buah ini selalu menjadi makanan favorit di meja berbuka selama bulan Ramadan.

Selain kurma, ada beberapa buah lain yang juga baik dikonsumsi saat berbuka puasa dan mudah untuk mendapatkannya, bahkan di pasar-pasar. Buah-buahan ini dapat membantu mengembalikan cairan tubuh, memberikan energi, serta menyiapkan sistem pencernaan sebelum menyantap makanan utama.

Semangka menjadi salah satu buah terbaik untuk mengatasi dehidrasi setelah berpuasa. Selama sekitar 14 jam menahan haus, tubuh bisa mengalami kekurangan cairan. Jika tidak cukup minum saat sahur, kondisi ini bisa menyebabkan pusing atau mual.

Semangka mengandung sekitar 91 persen air di dalam daging buahnya. Kandungan air yang tinggi membantu tubuh kembali terhidrasi dengan cepat. Selain itu, semangka juga mengandung likopen sebagai antioksidan serta senyawa citrulline dan arginine yang baik untuk kesehatan jantung dan membantu mengurangi timbunan lemak penyebab kolesterol serta serangan jantung.

BACA JUGA  Studi Perbandingan Program Makan Bergizi di Jepang

Pepaya juga menjadi buah yang sering direkomendasikan untuk berbuka puasa. Buah ini mudah ditemukan di pasar dengan harga yang relatif murah. Rasanya manis alami dan kaya serat sehingga baik untuk membantu sistem pencernaan.

Pepaya sangat bermanfaat bagi orang yang mengalami gangguan pencernaan saat puasa. Kandungan vitamin C, A, E, dan K di dalamnya membantu menjaga kesehatan tubuh. Pepaya juga mengandung karotenoid dan likopen yang bermanfaat bagi kesehatan.

Melon menjadi pilihan buah segar yang membantu mengembalikan cairan tubuh. Buah ini rendah kalori namun mengandung banyak air sehingga cocok dikonsumsi saat berbuka puasa.

Dalam satu cangkir melon sekitar 150–160 gram hanya mengandung 46 hingga 61 kalori. Meski rendah kalori, melon kaya serat, kalium, dan antioksidan seperti vitamin C, beta-karoten, serta likopen. Buah ini bisa dinikmati dalam berbagai bentuk, seperti potongan segar, campuran es buah, smoothie, atau salad buah.

Alpukat juga termasuk buah yang baik dikonsumsi saat berbuka puasa. Buah ini dikenal kaya serat dan dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh.

Alpukat mengandung berbagai vitamin penting seperti vitamin A, B, K, D, dan E. Kandungan tersebut membantu penyerapan nutrisi dalam tubuh menjadi lebih baik. Mengonsumsi alpukat saat berbuka juga dapat membuat perut terasa lebih kenyang sehingga membantu mengontrol porsi makanan utama.

Anggur menjadi alternatif buah lain yang cocok untuk berbuka puasa. Ukurannya kecil namun memiliki rasa manis dan segar yang dapat membantu menggantikan cairan serta gula yang hilang selama berpuasa.

Anggur juga mudah dicerna karena mengandung banyak air dan serat. Buah ini baik dikonsumsi sebelum makanan utama karena membantu menyiapkan sistem pencernaan untuk menerima makanan yang lebih berat.

BACA JUGA  Menag Ajak Masyarakat Wujudkan Ramadan Menyenangkan dan Menenangkan

Selain itu, anggur memiliki berbagai manfaat kesehatan. Kandungan air dan seratnya dapat membantu mengatasi sembelit. Potasium dalam anggur juga berperan dalam mencegah meningkatnya tekanan darah tinggi.

Sebuah studi kohort pada tahun 2013 menunjukkan konsumsi anggur dapat menurunkan risiko diabetes tipe 2 pada orang dewasa. Anggur juga diketahui dapat membantu mengurangi gejala alergi seperti hidung berair, mata merah, dan bersin.

Antioksidan dalam anggur yang dikenal sebagai polifenol juga memiliki manfaat penting bagi kesehatan. Senyawa ini dapat membantu mengurangi bahkan mencegah risiko berbagai jenis kanker seperti kanker paru-paru, kanker pankreas, kanker prostat, dan kanker usus besar.

Dengan berbagai manfaat tersebut, buah-buahan menjadi pilihan bijak untuk berbuka puasa. Mengonsumsi buah saat berbuka tidak hanya membantu mengembalikan energi, tetapi juga menjaga kesehatan tubuh selama menjalankan ibadah puasa. (Mons) 

Google

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

- Advertisment -

DAERAH