MEDAN, PILAR MERDEKA – Taman Cadika Medan atau Taman Hutan Kota Cadika menjadi salah satu ruang terbuka hijau (RTH) yang dapat memberikan relaksasi atau ketenangan hati di Kota Medan. Berlokasi di Jalan Karya Wisata, Kel. Pangkalan Mansyur, Kec. Medan Johor, taman ini hadir sebagai tempat pelarian dari hiruk-pikuk kota yang melelahkan.
Taman Cadika Medan dikenal sebagai destinasi wisata alam yang mudah dijangkau. Dari Jalan Jamin Ginting, Simpang Pos, pengunjung cukup belok kanan ke Simpang Karya Wisata dan berjalan sekitar 500 meter. Bagi yang datang dari arah Titi Kuning, rute bisa melalui Asrama Haji dan Jalan AH Nasution lebih praktis walaupun ada alternatif jalan lain, lalu belok kiri di Simpang Karya Wisata.
Taman Cadika Medan menawarkan ruang terbuka hijau seluas kurang lebih 5.000 meter persegi. Pepohonan rindang, udara segar, dan suasana yang tenang membuat taman ini terasa seperti oasis di tengah kepadatan Kota Medan. Tak heran, banyak pengunjung datang hanya untuk duduk diam, menarik napas panjang, jogging track dan menenangkan pikiran.
Taman ini dikelola langsung oleh Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Medan. Perawatan kawasan terlihat jelas dari kondisi pepohonan dan area taman yang tertata rapi dan bersih.
Danau Paya Badau menjadi daya tarik utama Taman Cadika Medan. Danau buatan seluas sekitar 1.500 meter persegi ini menjadi lokasi kegiatan Pandawa Kayak. Pada hari libur, area danau selalu dipenuhi pengunjung yang ingin menikmati olahraga air sambil merasakan ketenangan alam.
Selain bermain kayak, pengunjung juga bisa duduk santai di tepi danau. Area ini didesain nyaman untuk menikmati makanan dan minuman di cafe kawasan Pandawa Kayak sambil memandangi air dan pepohonan hijau yang menyejukkan mata.
Taman Cadika Medan juga ramah bagi keluarga. Area bermain anak tersedia dengan berbagai wahana seperti ayunan, perosotan, dan jungkat-jungkit. Area ini menjadi tempat favorit anak-anak untuk bermain sekaligus belajar bersosialisasi.
Sore hari menjadi waktu yang paling digemari keluarga dan pasangan. Banyak pengunjung memilih duduk di tepi danau, berfoto, atau sekadar menikmati kebersamaan dalam suasana yang damai dan hangat.
Pagi hari di Taman Cadika Medan dimanfaatkan pengunjung untuk berolahraga. Udara yang masih sejuk membuat aktivitas fisik terasa lebih nyaman dan menyenangkan. Beragam fasilitas olahraga tersedia dan dapat digunakan oleh semua kalangan.
Fasilitas olahraga tersebut meliputi lintasan jogging, lapangan basket, lapangan sepak bola, arena berkuda, panahan, hingga track sepeda BMX. Namun, lapangan sepak bola hanya dibuka untuk pertandingan resmi.
Selain itu, pengunjung juga bisa menikmati jembatan kayu di sekitar Danau Paya Badau serta melihat kandang rusa yang menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi anak-anak.
Taman Cadika Medan terbuka untuk umum tanpa biaya masuk. Pengunjung hanya dikenakan tarif parkir kendaraan, yaitu Rp3.000 untuk sepeda motor dan Rp5.000 untuk mobil. Pada akhir pekan dan hari libur, taman ini selalu dipadati pengunjung yang ingin menikmati seluruh fasilitas yang tersedia.
Di tengah kesibukan dan tekanan hidup perkotaan, Taman Cadika Medan hadir sebagai ruang sederhana namun bermakna. Tempat di mana ketenangan, kebersamaan, dan keindahan alam bertemu, memberi jeda bagi siapa pun yang datang dengan hati lelah. (Monang Sitohang)

