BerandaKulinerTongseng Sapi Tanpa Santan, Menu Buka Puasa Pas Gurihnya

Tongseng Sapi Tanpa Santan, Menu Buka Puasa Pas Gurihnya

MEDAN, PILAR MERDEKA – Tongseng sapi tanpa santan bisa menjadi salah satu menu pilihan buka puasa. Aroma rempah yang kuat berpadu dengan kuah gurih dan manis dari kecap membuat hidangan ini terasa begitu menggugah selera setelah seharian menahan lapar dan dahaga di bulan Ramadan.

Tongseng sapi tanpa santan dikenal sebagai variasi dari masakan tongseng khas Indonesia yang populer di berbagai daerah. Hidangan ini biasanya disajikan hangat dengan potongan kol, tomat, daun bawang, dan cabai. Rasanya gurih, sedikit manis, dan pedas, sehingga sangat cocok disantap bersama keluarga saat waktu berbuka puasa tiba.

Saat kuali dan semua bahan bercampur dan mulai dinyalakan di kompor, aroma rempah langsung memenuhi ruangan. Potongan daging sapi yang dimasak bersama bumbu tradisional menghadirkan cita rasa khas Nusantara. Perpaduan tekstur daging yang lembut dengan kuah rempah yang meresap membuat setiap suapan terasa nikmat.

Tongseng sendiri merupakan masakan berbahan dasar daging yang umumnya daging kambing, namun juga bisa dibuat daging ayam, atau sapi. Namun dalam resep ini, daging sapi yang dipilih karena memiliki tekstur lembut setelah dimasak dan mampu menyerap bumbu dengan baik.

Proses memasak tongseng sapi tanpa santan juga terbilang sederhana. Bahan utama yang diperlukan antara lain 500 gram daging sapi, 400 gram kol ukuran besar, dua buah tomat, empat batang daun bawang, satu biji bawang bombay, delapan buah cabai rawit merah, dan tujuh buah cabai rawit hijau.

Untuk menghasilkan cita rasa rempah yang kuat, bumbu yang digunakan terdiri dari 12 siung bawang merah, enam siung bawang putih, enam butir kemiri, satu ruas jahe, satu ruas kunyit, dua batang sereh, satu ruas lengkuas, tiga lembar daun jeruk, dua lembar daun salam, lima butir cengkeh, tiga butir kapulaga, satu sendok teh gula pasir, dan garam secukupnya.

BACA JUGA  Soto Khas RM Sinar Pagi, Legendaris Kuliner Kota Medan

Langkah pertama adalah menghaluskan bawang merah, bawang putih, kunyit, jahe, dan kemiri. Setelah itu panaskan minyak makan di kuali, lalu tumis bumbu yang telah dihaluskan hingga matang dan mengeluarkan aroma harum. Tambahkan daun salam, daun jeruk, sereh dan lengkuas yang telah digeprek agar aroma rempah semakin kuat.

Daging sapi sebelumnya direbus terlebih dahulu hingga empuk. Air rebusan daging kemudian dimasukkan ke dalam tumisan bumbu. Kuah dibiarkan mendidih hingga sedikit menyusut. Setelah itu tambahkan satu sendok teh gula pasir, garam secukupnya, dan empat sendok makan kecap manis. Daging dimasak hingga bumbu meresap sempurna.

Ketika kuah mulai matang, masukkan potongan kol, irisan tomat, irisan daun bawang, irisan bawang bombay dan irisan cabai rawit. Hidangan dimasak kembali hingga mendidih dan tingkat kematangannya dapat disesuaikan dengan selera anda.

Saat tongseng daging sapi tanpa santan akhirnya diangkat dari kuali, uap hangatnya membawa aroma rempah yang menggoda. Hidangan ini kemudian disajikan dalam wadah baru dan siap dinikmati bersama keluarga saat waktu berbuka puasa tiba.

Semangkuk tongseng daging sapi hangat bukan sekadar makanan. Di meja makan, hidangan ini menjadi pengikat kebersamaan, menghadirkan rasa syukur, dan menghangatkan suasana Ramadan di rumah. (Monang Sitohang) 

Google

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

- Advertisment -

DAERAH