MEDAN, PILAR MERDEKA-APBD 2026 jangan disusun sebagai rutinitas. APBD harus meningkatkan kesejahteraan rakyat Sumatera Utara (Sumut) dan mengurangi angka kemiskinan di Sumut secara nyata.
Demikian ditegaskan juru bicara Fraksi Persatuan Kebangkitan Bangsa DPRD Sumatera Utara (Sumut) Zeira Salim Ritonga di saat rapat paripurna DPRD Sumut dengan agenda pemandangan umum Fraksi-Fraksi DPRD Sumut terhadap rancangan peraturan daerah (Ranperda) tentang R-APBD Pemprovsu tahun anggaran 2026.
Rapat paripurna di pimpin Wakil Ketua DPRD Sumut H. Salman Alfarisi, Lc di Gedung Dewan Jalan Imam Bonjol No.5, Kota Medan, Jum’at (7/11).
Masih di kegiatan agenda rapat paripurna, Zeira Salim menyarankan agar pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) merehabilitasi sekolah di daerah terpencil dan memberikan bantuan beasiswa bagi rakyat Sumut. Beasiswa bagi mahasiswa S2.
Selanjutnya Zeira juga menghimbau supaya Dinas Pendidikan Sumut membuat kurikulum yang bermanfaat untuk dunia industri dan dunia usaha
Kemudian, politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa itu mengingatkan Pemprovsu untuk melakukan pemerataan tenaga medis di seluruh wilayah Sumut.Terutama di daerah terpencil. “Rumah sakit unggulan perlu dibuat di Sumut untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di daerah,” himbau Zeira.
Hal senada juga dikemukakan juru bicara Fraksi Partai Demokrat DPRD Sumut Ir. Hj. Anita Lubis.
Anita berharap agar Pemprovsu mengalokasikan dana APBD untuk pengadaan meubiler di SLB, SMK dan SMA, penyediaan fasilitas sekolah dan beasiswa untuk peningkatan pendidikan. “Atensi khusus di bidang pendidikan,” ujarnya.
Khusus di bidang kesehatan, tandas Anita, Dinas Kesehatan Sumut harus membuat SOP yang benar, khusus bagi masyarakat yang ingin mendapatkan pelayanan UHC.
Sementara itu juru bicara Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Sumut Ir. H. Yahdi Khoir Harahap, MBA menjelaskan APBD untuk memenuhi kebutuhan rakyat Sumut dan mengurangi kemiskinan. (Fajaruddin Adam Batubara)

