BerandaKulinerSoto Legendaris Solo: Pesona Hangat yang Bikin Nagih

Soto Legendaris Solo: Pesona Hangat yang Bikin Nagih

MEDAN, PILAR MERDEKA – Soto legendaris Solo selalu bisa menyentuh hati setiap yang datang. Aroma kaldu hangat, suasana warung sederhana, dan senyum ramah penjual membuat setiap suapan terasa akrab—seperti kembali ke masa kecil.

Di kota budaya ini, Solo salah satu kota di Indonesia kaya akan tradisi dan kuliner, terkenal dengan kelezatan Soto Solo. Bagi pecinta kuliner, 5 rekomendasi tempat makan soto yang enak dan terkenal.

1. Soto Seger Hj. Fatimah

Soto Seger Hj. Fatimah menjadi salah satu ikon kuliner yang wajib dikunjungi. Berlokasi di Jalan Bhayangkara, Serengan, warung ini menawarkan ruang makan yang lega dan nyaman. Kesan pertama yang muncul selalu sama, hangat dan menenangkan.

Dengan gaya khas Boyolali, kuahnya bening dan segar. Satu mangkuknya berisi irisan daging ayam atau sapi, sohun, daun bawang, dan cincangan seledri yang harum.

Pilihan lauk pendampingnya pun melimpah—mulai dari sate telur puyuh, sate jeroan, telur dadar, perkedel kentang, sosis Solo, hingga kerupuk karak. Setiap pendamping terasa seperti pelengkap cerita yang membuat pengalaman makan semakin berkesan.

2. Soto Triwindu

Soto Triwindu adalah legenda yang hidup sejak 1939, berdiri dekat Pasar Triwindu dan kawasan Puro Mangkunegaran. Ada rasa haru ketika menyadari bahwa resep turun-temurun ini sudah menghangatkan pengunjung selama lebih dari delapan dekade.

Warung ini buka sejak 05.30 pagi, dan mereka yang datang lebih awal akan merasakan lauk-pauk yang masih lengkap dan segar. Kuah beningnya mengandalkan kaldu sapi yang gurih, dipadukan dengan nasi, tokolan (tauge), dan irisan daging.

Lauk tambahannya menawarkan banyak pilihan: empal, lidah goreng, babat, paru, kikil, otak, tempe goreng, hingga lentho. Semua tersaji hangat dan membawa nostalgia yang sulit dijelaskan.

BACA JUGA  Resep Sambal Goreng Ati Khas Lebaran: Pedas dan Menggugah Selera

3. Soto Gading

Soto Gading di kawasan Joyosuran, Pasar Kliwon, adalah nama besar yang terkenal hingga ke telinga pejabat RI. Berdiri sejak tahun 1970-an, warung ini menjadi saksi sejarah bagaimana cita rasa sederhana bisa dicintai oleh banyak orang.

Kuah beningnya mengandalkan kaldu ayam yang gurih dan segar. Dalam satu mangkuk terdapat nasi, bihun atau sohun, bawang goreng, kucai, seledri, keripik kentang, dan ayam suwir.

Lauk tambahannya pun sangat menggoda: sate telur puyuh, telur bacem, perkedel, martabak telur, hingga ote-ote. Setiap gigitan seolah menegaskan bahwa kuliner tradisional adalah kekuatan utama kota ini.

4. Soto Daging Sapi Pak Keman

Soto Daging Sapi Pak Keman di Jalan Yudhistira, Serengan, tampil sederhana namun menyimpan cerita panjang sejak 1969. Dari luar warungnya tampak tenang, namun begitu mangkuk sotonya datang, wangi kuah yang dimasak menggunakan kayu bakar langsung menyambut hangat.

Kaldu sapi yang dimasak lama menghasilkan warna kuning kecokelatan yang khas. Potongan dagingnya besar-besar, empuk, dan mudah dikunyah tanpa usaha.

Tambahan jeroan seperti kikil, babat, limpa, dan empal yang dibumbui sebelum digoreng menambah kekayaan rasa. Kehangatan soto ini terasa seperti pelukan sederhana yang jujur.

5. Soto Daging Sapi Trisakti

Soto Daging Sapi Trisakti di Kalilarangan, Serengan, menjadi bukti keuletan kuliner tradisional yang sudah bertahan sejak 1962 hingga empat generasi. Sejak menetap pada tahun 1970-an, warung ini tak pernah sepi pencinta soto.

Kuah bening gurihnya berasal dari kaldu kaki sapi yang dimasak berjam-jam. Dagingnya empuk, pas dipadukan dengan perkedel kentang, tempe goreng, sate empal, sate telur puyuh, hingga usus goreng. Karena buka sejak 05.30 pagi, tempat ini menjadi tujuan tepat untuk sarapan hangat sebelum menjelajahi kota.

BACA JUGA  Tips: Rendang Lezat, Masaknya Praktis

Bagi pecinta soto bening nan segar, Solo adalah surga yang tidak ada habisnya. Setiap warung membawa cerita berbeda, setiap kuah menyimpan emosi yang lembut. Kota ini bukan hanya menawarkan makanan, tetapi pengalaman yang mengajak kita kembali meresapi kenangan.

Yuk, nyoto lagi di Solo! (Mons)

Google

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

- Advertisment -

DAERAH