BerandaPariwisataMedia Berperan Penting Dalam Pengembangan Sektor Pariwisata

Media Berperan Penting Dalam Pengembangan Sektor Pariwisata

MEDAN, PILAR MERDEKA – Media (online, cetak, televisi dan radio) itu sangat berperan penting dalam penyebaran informasi ke seluruh sektor kehidupan bermasyarakat. Kapan dan dimana saja, informasi selalu dicari dan ditunggu para pemirsanya. Jadikan media sebagai garda terdepan penyebar informasi.

Danau Toba salah satu destinasi wisata super prioritas. Sekalipun Danau Toba istimewa, tanpa dibantu media untuk menyebarkan informasi keistimewaannya tersebut, tentu akan berpengaruh terhadap perkembangan Danau Toba itu sendiri.

Sebagaimana fungsinya, media juga dapat berperan sebagai wahana edukasi dan sosial kontrol di sektor pariwisata. Seiring itu, sebaliknya media pun memposisikan diri untuk berkewajiban memenuhi tuntutan fungsinya tersebut dalam nilai-nilai beretika dan dapat dipercaya.

Lewat media, nilai keistimewaan akan lebih memukau wisatawan jika 8 kabupaten yang mengitari Danau Toba turut dieksplor. Sebab, 8 kabupaten itu, Toba, Samosir, Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Dairi, Karo, Simalungun dan Pakpak Bharat masing – masing memiliki pesona alam tersendiri yang memungkinkan dapat memikat wisatawan. Nilai jual destinasi wisatanya cukup diperhitungkan.

Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Sumatera Utara (Kadisbudparkraf Sumut), Zumri Sulthony, M.Si, CHE mengatakan peran media sangat penting dalam pengembangan pariwisata.

Seperti kompetisi F1 Powerboat (Kejuaran Dunia Perahu Motor Formula 1), suatu kompetisi balap perahu motor internasional. Pihak F1 punya media berskala internasional, bukan saja media online tapi termasuk radio dan televisi sport untuk menyebarkan informasi di setiap event-event F1. Dan F1 juga memiliki penggemar setia. Maka tak heran kalau penonton mencapai jutaan.

“Yang kurang dari kita, justru antusias masyarakat lokal. Seharusnya diperkuat dengan media,” imbuh Zumri terkait kompetisi F1 Powerboat.

F1H2O
F1 Powerboat di Danau Toba. (Foto. Ist)

Sebenarnya, kata Zumri, kegiatan pra event itu penting, biar lebih ramai. F1 Powerboat merupakan edukasi untuk event skala internasional. Bagaimana supaya masyarakat datang ke event tersebut, termasuk pemerintah sebagai tuan rumah (host). Dan untuk menjadi tuan rumah yang baik, seharusnya peran media lebih kencang dalam publikasi, menyampaikan berita – berita bersifat pencitraan ke dunia internasional.

Lanjut Zumri, tujuan event skala internasional adalah memang untuk memberikan publikasi besar ke seluruh penjuru dunia. Utamanya mau diambil adalah promosi awal. Supaya masyarakat dunia tahu membranding Danau Toba. Bahwa jika berbicara Danau Toba, orang sudah berbicara sport tourism, sport air skala internasional.

Media Pariwisata

Dalam pengembangan pariwisata dikenal istilah pentahelix. Pentahelix terdiri dari 5 unsur, yakni pemerintah, masyarakat, akademisi, korporasi bisnis dan media. Ketika mengadakan kegiatan pariwisata, media tak bisa lepas, media harus ikut di dalam kegiatan tersebut.

Secara umum, kebanyakan media masih mix atau masih gabung, apa saja bisa dinaikkan beritanya. Artinya, media belum spesifikasi atau fokus menayangkan berita – berita pariwisata. “Kalau fokus, saya orang pariwisata akan fokus joint ke media pariwisata, baik lokal maupun skala internasional,” jelas Zumri, Selasa (20/2).

Target pengembangan pariwisata secara nasional, dalam hal ini Sumatera Utara (Sumut) adalah skala internasional. Tapi bagaimana negara luar bisa tahu destinasi wisata di Sumut kalau media lokal tidak fokus. “Artinya, kalau koran, seperti koran sport segment-nya jelas. Sementara di Sumut belum kesana (belum fokus-red),” Zumri mengingatkan.

Menurut Zumri, jika pariwisata suatu daerah digiring opini negatif oleh media, maka hancurlah pariwisata daerah tersebut, dan sangat susah memulihkannya. Maksudnya, pelancong belum datang sudah terlebih dahulu dibekali opini negatif.

Zumri menambahkan, kalau ada media pariwisata besar, dinas – dinas pariwisata akan lebih mudah menggiring opininya, berita – berita tourism secara reguler terus ditayang, dan Googling pun otomatis bergerak naik.

Menanggapi peran media dalam pengembangan pariwisata di Sumatera Utara (Sumut), Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kadis Kominfo) Sumut, DR. Ilyas Sitorus, MPd menuturkan bahwa peran media sangatlah penting dalam pengembangan pariwisata. Diantaranya berperan dalam penyebaran informasi mengenai event – event pariwisata, seperti F1 Powerboat di Danau Toba.

Pariwisata
Rumah adat Batak yang berada di kawasan Museum TB Silalahi di Balige. Museum ini merupakan salah satu destinasi wisata ketika berkunjung di Balige, Kabupaten Toba. (Foto. Ist)

Ke depan, Kominfo terus mendukung peran media dalam pengembangan pariwisata. Berupa dukungan promosi dan peliputan. Media juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana pemberi informasi potensi – potensi pariwisata di Sumut. Sehingga masyarakat dapat lebih mengenal dan memungkinkan akan tertarik mengunjungi serta menjelajahi destinasi tetsebut.

Ilyas Sitorus mengatakan, dukungan Kominfo tentu akan sangat berdampak untuk meningkatkan pertumbuhan pariwisata di Sumut. Informasi – informasi perhelatan skala internasional terus digaungkan, seperti F1H20 dan Aquabike yang lalu. (Monang Sitohang)

ONLINE TV NUSANTARA
Klik Play Untuk Menyaksikan Online TV Nusantara

Iklan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments