BerandaFeatureKentang Goreng Renyah di Perintis Kupi, Pas buat Ngopi

Kentang Goreng Renyah di Perintis Kupi, Pas buat Ngopi

MEDAN, PILAR MERDEKA – Kentang goreng renyah menjadi teman sederhana yang menghadirkan suasana hangat di Perintis Kupi. Disajikan dengan saus sambal, potongan kentang yang digoreng hingga garing ini bukan sekadar camilan, tetapi bagian dari momen kebersamaan.

Kentang goreng renyah umumnya dikenal sebagai makanan tinggi karbohidrat, namun juga tinggi kalori dan lemak karena proses penggorengan. Meski demikian, rasa gurih dan teksturnya yang renyah tetap menjadi daya tarik utama bagi banyak orang yang ingin menikmati waktu santai.

Sore itu, Sabtu (28/3/2026), suasana Lebaran masih terasa di kawasan Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Medan Timur. Di Perintis Kupi, suasana tampak lengang. Namun, satu per satu pelanggan tetap berdatangan, mencari tempat untuk melepas penat sambil menikmati senja.

Perintis Kupi perlahan menjadi salah satu tempat favorit untuk bersantai. Dari tempat duduknya, pengunjung bisa memandang kendaraan yang lalu lalang, merasakan hembusan angin sore, dan menikmati waktu dengan ritme yang lebih tenang.

Sore itu, tiga wartawan—Monang Sitohang, Bang Batu, dan Dedy Malau—menghabiskan waktu bersama. Dalam kondisi perut yang masih kenyang, mereka hanya memesan dua gelas teh manis, satu kopi pahit, dan dua porsi kentang goreng.

Pesanan sederhana itu justru menjadi pelengkap cerita. Awalnya hanya satu porsi kentang goreng, lalu bertambah saat seorang rekan datang. Hujan sempat turun sebentar, membuat udara menjadi sejuk. Teh manis panas, kopi pahit, dan kentang goreng gurih menjadi teman yang pas untuk berbincang.

Perintis Kupi menawarkan ruang yang luas dengan kipas angin yang terus berputar. Tempat duduk berbahan bambu menambah kesan sederhana namun nyaman. Semua elemen itu menjadikan tempat ini terasa representatif untuk bersantai.

BACA JUGA  PB IKAMAN - 1 Medan, Harapan dan Masa Depan Bangsa

Di sudut lain, terdapat meja dan bangku panjang dari kayu, kami duduk di kursi tersebut. Perabot ini memberi nuansa pedesaan yang khas. Duduk di sana sambil menyeruput minuman hangat.

Momen sederhana itu terasa kuat. Menikmati teh manis panas dan kopi pahit di bangku kayu, ditemani kentang goreng renyah, menciptakan suasana akrab. Pemandangan sekitar yang terbuka semakin menambah kenyamanan.

Kentang goreng renyah kembali menjadi pusat perhatian. Rasa asin yang menggugah selera berpadu dengan tekstur garing, menghadirkan pengalaman makan yang sederhana namun memuaskan.

Tak hanya sekadar makan, pengunjung di Perintis Kupi juga menghabiskan waktu untuk berdiskusi, bertukar pikiran, hingga bersenda gurau. Interaksi ini menjadi bagian penting dari suasana yang tercipta.

Ke depan, Perintis Kupi diprediksi akan terus menjadi pilihan utama masyarakat. Tempat ini bukan hanya menyajikan makanan dan minuman, tetapi juga ruang untuk berbagi cerita dan menciptakan kenangan. (Fajaruddin Adam Batubara)

Google

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

- Advertisment -

DAERAH