BerandaNasionalHUT "Emas" Ke-50 TMII, Pesta Rakyat 10 Hari

HUT “Emas” Ke-50 TMII, Pesta Rakyat 10 Hari

PILAR MERDEKA – Taman Mini Indonesia Indah (TMII) telah menorehkan sejarah tersendiri. Sejak berdiri hingga saat ini, TMII baik langsung maupun tidak langsung juga telah menyumbang tak sedikit inspirasi dari generasi ke generasi sebagai miniatur tiap propinsi di ibu pertiwi. Tepat pada 20 April 2025 mendatang, TMII merayakan spesial HUT Ke-50 tahun, HUT “Emas” pasang surut setengah abad perjalanan sejarah.

Pintu gerbang terbuka lebar, menyambut datangnya perayaan Emas TMII, perusahaan Holding BUMN, PT. Aviasi Pariwisata Indonesia (In Journey). Bertajuk Pesta Rakyat Nusantara, perayaan spesial akan berlangsung selama 10 hari, dimulai 18 hingga 27 April 2025.

Mengusung Semangat Kebhinekaan dan Gotong royong, perayaan ini menargetkan kehadiran lebih dari 200.000 pengunjung dan menjadi simbol transformasi TMII menuju destinasi budaya yang inklusif, dinamis, dan inovatif.

Sejak diresmikan pada 1975, TMII telah melalui berbagai fase perubahan.

Kini, dengan tampilan #WajahBaru, TMII hadir sebagai taman rekreasi sekaligus pusat kebudayaan yang merangkul keberagaman Indonesia dalam semangat kekinian.

“Sejak peresmian #WajahBaruTMII pada 1 September 2023, TMII ini benar-benar menampilkan perubahan yang sangat signifikan dengan berbagai inovasi baik dari sisi atraksi, edukasi, dan bahkan lingkungan, sangat memberikan pengalaman baru bagi wisatawan dalam berwisata di Jakarta dan tentunya dalam mengenal budaya bangsa Indonesia secara lebih inklusif,” ujar Corporate Secretary Group Head InJourney, Yudhistira Setiawan.

Ia juga menegaskan bahwa kehadiran TMII kini menjadi ruang produktif untuk komunitas seni, pelaku UMKM lokal, dan sebagai sarana edukasi yang berdampak luas bagi masyarakat.

Hal ini sejalan dengan peran InJourney sebagai agent of development di sektor aviasi dan pariwisata.

Sementara itu, Direktur Utama InJourney Destination Management, Febrina Intan, menyoroti makna lebih dalam dari transformasi yang dilakukan pada 2022–2023.

BACA JUGA  Heroik Kodir dari Tanah Blitar

“Transformasi TMII yang dilakukan pada tahun 2022 – 2023 yang tidak hanya berpengaruh pada perubahan infrastruktur namun juga nilai-nilai di pengelolaannya menjadi Smart, Green, Inclusive, dan Culture.

“Dengan re-branding yang telah dilakukan, diharapkan TMII tidak hanya menjadi showcase, tetapi juga getaway of Indonesian destination dan top of mind masyarakat yang ingin mengenal Indonesia lebih dalam lagi.”

Direktur Utama TMII, Intan Ayu Kartika, menegaskan pentingnya TMII sebagai bagian dari perjalanan bangsa.

“Lima dekade perjalanan ini adalah dedikasi bagi seluruh masyarakat Indonesia.

“Di usia emas ini, kami ingin menegaskan bahwa TMII bukan sekadar masa lalu, tetapi juga bagian penting dari cerita baru Indonesia ke depan.”

Beragam acara menarik siap menyemarakkan perayaan ini, antara lain:

  • Berbagi Bersama Anak Yatim dan Disabilitas, dengan program tiket masuk gratis untuk anak berkebutuhan khusus, pemegang KJP Plus, serta kolaborasi bersama POTADS.
  • Diskon 50% Tiket Masuk, khusus pada 19–20 April 2025.
  • 50 Atraksi Budaya Nusantara, termasuk pertunjukan Wayang Orang Baratha, Rampak Kecak Indonesia, hingga Wayang Semalam Suntuk
  • Kirab Gunungan Keberkahan, menampilkan lima gunungan simbol kemakmuran dan ratusan peserta dalam parade budaya megah.
  • Pasar Kuliner dari Sabang sampai Merauke, dengan berbagai cita rasa daerah di Pasar Nusantara.
  • Wastra Berlari, fun run unik yang mengajak peserta mengenakan batik, tenun, atau songket sebagai simbol pelestarian budaya.

Tak ketinggalan, penghargaan Pradana Nitya Budaya TMII Award dari Kementerian Kebudayaan RI akan diberikan kepada Anjungan Daerah terbaik sebagai bentuk apresiasi atas upaya pelestarian budaya.

Salah satu dewan juri, musisi Gilang Ramadhan, mengatakan, “Tidak ada tempat lain yang bisa menampilkan elemen-elemen kekayaan Indonesia yang segitu banyaknya selain di TMII.

BACA JUGA  PTPN IV Regional I dan II Perkuat Kebersamaan di HUT RI ke-80

“Anjungan ini salah satu icon dari TMII dan kita harus mempertahankan ini, karena ini adalah gengsi yang memperlihatkan kehebatan Indonesia.

“Saya rasa dengan acara ulang tahun TMII ke-50 ini dapat mengajak masyarakat dan anak-anak lebih banyak lagi ke TMII untuk mengenal lebih baik lagi kekayaan Indonesia.”

Perayaan ini juga menjadi ajang kolaborasi, termasuk dengan Sarinah dalam menghadirkan Pasar Nusantara.

Direktur Komersial Sarinah, Selfie Dewiyanti, menyampaikan, “Kami berkolaborasi dengan TMII untuk menghadirkan Pasar Nusantara sebagai wadah untuk pengembangan UMKM lokal dan juga sentra kuliner masakan daerah khas nusantara.

“Sebanyak 36 UMKM, baik dari anjungan daerah TMII maupun pelaku F&B lokal, menjadi tenant di Pasar Nusantara.

“Hal ini juga kami hadirkan sebagai bentuk sinergi di ekosistem pariwisata untuk melestarikan dan menjaga kebudayaan nusantara melalui kuliner.”

Sebagai pelengkap, TMII bersama Noice mempersembahkan Jelajah Swara, audio tur interaktif yang menggabungkan teknologi dan budaya

Pengunjung bisa menikmati cerita-cerita budaya melalui suara di tiga titik utama: Museum Indonesia, Kereta Gantung, dan Anjungan Jawa Tengah.

“Pesta Rakyat Nusantara” bukan sekadar perayaan ulang tahun, melainkan sebuah pernyataan bahwa TMII siap menyongsong masa depan sebagai bagian dari cerita baru Indonesia.

‘Jangan lewatkan kesempatan spektakuler, perayaan 50 tahun TMII menjadi titik kumpul ragam budaya nusantara.’ (Mons)

Google

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

- Advertisment -

DAERAH