BerandaPendidikanRafi Rasyadiq Persembahkan Medali Emas Internasional untuk Almarhumah Sang Ibunda

Rafi Rasyadiq Persembahkan Medali Emas Internasional untuk Almarhumah Sang Ibunda

PILAR MERDEKA – Ada cerita haru di balik perolehan medali emas Tim G-PEAT Fakultas Pertanian Universitas Riau (UNRI) di ajang Perlis International Engineering Invention & Innovation Exhibition (Pi-ENVEX) 2026 di Universiti Malaysia Perlis (UniMAP), Malaysia, pada 14-16 Mei 2026.

Salah satu anggota tim, Rafi Rasyadiq Alya, bertanding dengan duka yang masih melekat. Karya inovasi diberangkatkan ke Malaysia hanya beberapa hari setelah ibundanya, Maryati Sukendar, S.Hum, meninggal dunia.

Di tengah suasana kehilangan, Rafi tetap berusaha menyelesaikan perjuangan tim bersama Julis Andreas Wijaya Gea dan Rahma Dwi Rahayu. Mereka akhirnya berhasil mempersembahkan medali emas melalui inovasi bertajuk “Micro Lamp Innovation Based on Electrochemical Reactions from Peat Water”, yakni teknologi lampu mikro berbasis reaksi elektrokimia dari air gambut.

Bagi Rafi, penghargaan internasional tersebut bukan sekadar pencapaian akademik, melainkan juga bentuk penghormatan terakhir untuk sosok ibu yang selama ini selalu memberikan dukungan terhadap perjalanan pendidikan dan risetnya.

“Mendali dan sertifikat ini kami persembahkan untuk mama kami tercinta yang selama ini selalu suport,” ungkap Rafi dengan suara lirih.

Rafi mengaku, sang ibu merupakan sosok yang selalu memberi semangat dalam setiap langkah dan aktivitasnya, termasuk ketika dirinya terlibat dalam penelitian dan kompetisi ilmiah. Dukungan dan doa dari almarhumah menjadi kekuatan tersendiri baginya untuk tetap bangkit di tengah duka.

Prestasi yang diraih Tim G-PEAT Pertanian UNRI itu sekaligus menjadi kebanggaan bagi Universitas Riau dan Indonesia di forum internasional. Di tengah keterbatasan dan ujian kehidupan, semangat para mahasiswa tersebut membuktikan bahwa dedikasi terhadap ilmu pengetahuan mampu melahirkan karya yang membanggakan.

Ajang Pi-ENVEX sendiri merupakan kompetisi inovasi internasional yang mempertemukan mahasiswa, peneliti, dan inovator dari berbagai negara untuk mempresentasikan hasil riset dan teknologi terapan di bidang teknik, lingkungan, dan energi berkelanjutan. (***)

BACA JUGA  Lulus SNBP, Siswa SMKN 3 Medan Diminta Jaga Nama Baik Sekolah

Google

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

- Advertisment -

DAERAH