MEDAN, PILAR MERDEKA – Kemacetan parah melanda Jalan Besar Desa Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang dan Jalan Letda Sujono, Kelurahan Tembung, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan, Rabu (13/5) siang.
Arus kendaraan lalu lintas dari dua arah tersendat akibat sebuah truk gandeng mogok tepat di tanjakan jembatan Sungai Tembung.
Truk gandeng berukuran besar dengan jumlah ban mencapai 22 itu diketahui melintas dari Jalan Letda Sujono menuju Jalan Besar Desa Tembung. Namun saat berada di tanjakan badan jalan jembatan Sungai Tembung, kendaraan berat tersebut tiba-tiba berhenti dan tidak dapat melanjutkan perjalanan.
Peristiwa itu terjadi sekitar Jam 13.45 WIB. Posisi truk yang mogok di titik tanjakan membuat badan jalan menyempit dan kendaraan lain hanya bisa melintas perlahan secara bergantian.
Kemacetan langsung mengular dari arah Jalan Besar Desa Tembung menuju jembatan Sungai Tembung. Sepeda motor dan mobil tampak bergerak pelan di tengah antrean panjang kendaraan. Suara klakson bersahutan memenuhi kawasan sekitar jembatan.
Kondisi serupa juga terjadi dari arah Jalan Letda Sujono menuju titi Sewa hingga ke jembatan Sungai Tembung. Arus kendaraan lalin tampak tersendat-sendat dan hanya bisa bergerak perlahan karena badan jalan terhalang truk mogok.
Sahut Sihombing, seorang sopir angkot trayek 65, mengaku sempat melintas di lokasi sebelum kejadian. Saat itu kondisi jalan masih normal dan belum terlihat adanya hambatan.
“Siang tadi di jam 12.30 WIB aku melintas dari jembatan sungai menuju Pasar X Tembung tak ada truk yang mogok. Kita melintas lagi dari Pasar X menuju Jalan Besar Desa Tembung terlihat truk itu mogok dekat jembatan Sungai Tembung. Jadi macatlah jalan,” ujar Sahut.
Menurut Sahut, kendaraan yang mogok tersebut merupakan truk jenis Fuso intercooler yang biasa digunakan untuk mengangkut kontainer.
Ukuran truk yang besar dan posisi mogok tepat di atas tanjakan membuat para pengendara kesulitan melintas. Banyak pengemudi roda dua maupun roda empat terpaksa memperlambat laju kendaraan demi menghindari kemacetan yang semakin padat.
Peristiwa ini menjadi perhatian pengguna jalan karena jalur Tembung merupakan salah satu akses utama masyarakat yang menghubungkan kawasan Medan dan Deli Serdang. Saat kemacetan terjadi, aktivitas warga dan pengendara pun ikut terganggu. (Fajaruddin Adam Batubara)

