MEDAN, PILAR MERDEKA – Ratusan massa dari Aliansi Masyarakat Sumut Bersatu Peduli Bencana Sumatera menggelar aksi unjuk rasa di DPRD Sumatera Utara (Sumut) di Jalan Imam Bonjol, Kota Medan, Jum’at (12/12).
Di aksi unjuk rasa itu, dalam orasinya, koordinator aksi unjuk rasa Lamsiang Sitompul, SH, MH menegaskan bencana alam yang terjadi di Sumatera Barat (Sumbar), Sumut dan Aceh harus segera ditetapkan menjadi bencana nasional.
“Presiden RI Prabowo harus segera menetapkan bencana alam yang terjadi di Sumbar, Sumut dan Aceh menjadi bencana nasional,” tegas Lamsiang.
Selanjutnya Lamsiang mendesak agar pemerintah pusat segera membentuk Badan Rekontruksi dan Rehabilitasi (BRR) untuk pengendalian dan penanggulangan banjir di Sumbar, Sumut dan Aceh secara maksimal.
Hal senada juga dikemukakan koordinator lapangan Johan Merdeka. “Tetapkan bencana alam di Sumbar, Sumut dan Aceh menjadi bencana nasional, bentuk BRR, tutup perusahaan-perusahaan yang mengekploitasi hutan dan tangkap pelaku pembalakan hutan,” saran Johan.
Turunkan seluruh personil, himbau Lamsiang dan Johan, untuk penanganan banjir, pangan, listrik dan air bersih di Sumbar, Sumut dan Aceh.
Aksi unjuk rasa massa Aliansi Masyarakat Sumut Bersatu Peduli Bencana Sumatera diterima anggota DPRD Sumut dari Fraksi Partai Demokrat Fajri Akbar dan Fraksi NasDem Pdt Berkat Kurniawan Laoly. Turut mendampingi Kasubbag Humas Protokol dan Publikasi Sekretariat DPRD Sumut M. Sofyan Tanjung dan staf penerima aspirasi Haji Ramlan P. Nasution.
Di hadapan massa, Fajri Akbar menegaskan aspirasi Aliansi Masyarakat Sumut Bersatu Peduli Bencana Sumatera segera di sampaikan ke Pimpinan DPRD Sumut.
“Seluruh aspirasi dari Aliansi Masyarakat Sumut Bersatu Peduli Bencana Sumatera segera kita sampaikan ke Pimpinan DPRD Sumut. Selanjutnya Pimpinan DPRD Sumut menyurati DPR-RI dan pemerintah pusat agar bencana alam yang terjadi di Sumbar, Sumut dan Aceh ditetapkan menjadi bencana nasional,” ujar Fajri. (Fajaruddin Adam Batubara)

