MEDAN, PILAR MERDEKA – Di malam pergantian tahun 2025 menuju 2026 di Kota Medan. Sejumlah ruas jalan dilanda kemacetan akibat membludaknya warga yang turun ke jalan untuk menyambut pergantian malam tahun baru, Rabu (31/12).
Kemacetan di malam pergantian tahun baru terjadi di ruas Jalan Kapten Maulana Lubis, Jalan Raden Saleh, Jalan Balai Kota, Jalan K.H. Zainul Arifin, serta simpang Jalan Letjen S. Parman dan Jalan Gajah Mada. Kepadatan kendaraan terpantau sejak Jam 22.30 WIB hingga 23.40 WIB.
Kemacetan didominasi kendaraan roda dua. Di Jalan K.H. Zainul Arifin, Jalan Kapten Maulana Lubis, dan Jalan Raden Saleh, sepeda motor memenuhi badan jalan hingga nyaris tidak menyisakan ruang bergerak.
Di tengah kemacetan, suasana semakin riuh. Suara klakson sepeda motor terdengar terus-menerus, terutama di Jalan Kapten Maulana Lubis dan Jalan Raden Saleh. Pengendara terpaksa mematikan mesin dan memarkir kendaraannya tepat di tengah jalan karena arus lalu lintas benar-benar terhenti.
Sementara itu, di Jalan K.H. Zainul Arifin dan simpang Jalan S. Parman–Jalan Gajah Mada, sepeda motor terlihat terparkir rapat di sisi kiri dan kanan jalan. Jalan-jalan tersebut berubah menjadi area berkumpul warga.
Diperkirakan sekitar ribuan warga Kota Medan datang berbondong-bondong menggunakan sepeda motor. Tujuan mereka sama, yakni menyaksikan atraksi kembang api tembak atas yang menghiasi langit kota.
Antusiasme warga terlihat paling jelas di Jalan Balai Kota. Ribuan orang duduk santai di atas sepeda motor dan di trotoar jalan yang berdekatan dengan Lapangan Merdeka Kota Medan.
Mereka duduk sambil meniup trompet tahun baru dan menatap langit. Atraksi kembang api mulai terlihat sejak pukul 22.30 WIB hingga 23.30 WIB, menciptakan suasana penuh harap dan kegembiraan.
Puncak kemeriahan terjadi tepat Jam 00.00 WIB hingga 00.20 WIB, Kamis dini hari (1/1). Kembang api tembak atas meledak tanpa henti, memancarkan cahaya warna-warni yang menghiasi langit Kota Medan. Warga menyebut pemandangan itu sebagai momen yang sangat fantastis dan mengharukan.
Tradisi ini sudah berlangsung dari tahun ke tahun. Bagi warga Kota Medan, menyambut tahun baru tidak harus mewah. Cukup datang bersama keluarga dan teman, berkumpul di Jalan K.H. Zainul Arifin dan Jalan Balai Kota, lalu menyaksikan kembang api meledak indah di langit malam.
Cahaya kembang api yang membentuk bunga-bunga bersinar seakan menjadi simbol harapan baru bagi warga Kota Medan di awal tahun 2026. (Fajaruddin Adam Batubara)

