MEDAN, PILAR MERDEKA – Gelombang aksi unjuk rasa terus berdatangan ke DPRD Sumatera Utara (Sumut) pada Kamis, (28/8). Setelah Partai Buruh, giliran mahasiswa Universitas HKBP Nommensen yang datang untuk menggelar aksi unjuk rasa.
Kedatangan mahasiswa ini semakin memadati Jalan Imam Bonjol sebagai titik kumpul para pengunjuk rasa, membuat suasana di sekitar lokasi menjadi semakin ramai dan penuh dengan aksi demontrasi.
Di situasi yang ramai itu. Para pedagang asongan juga ramai berjualan. Lebih kurang 30 pedagang terdiri penjual bakso, rujak, rokok, minuman ringan, tahu isi, roti, penjual kopi sanger, hadir di tengah-tengah unjuk rasa.
“Tahu isi Pak.Tahu isinya Pak,” ujar Iwan, warga Karang Sari, Medan Polonia menawarkan kepada calon pembeli.
Di tengah-tengah unjuk rasa Partai Buruh yang menolak upah murah, PHK dan Outsourcing dan mahasiswa Nommensen yang menolak kenaikan gaji DPR. Iwan sejak pagi hingga sore terus berjuàlan tahu isi. “Lumayanlah jualan kita. Tahu isi kita laris terjual,” ujar Iwan.
Di situasi yang ramai itu. Masing-masing pedagang menjajakan barang dagangannya, ada air mineral seperti, “Aqua..Aqua.. Aqua dingin…Teh manis dingin,” ujar para pedagang asongan berjalan sembari menenteng dagangannya berupa botol air mineral di atas kepala.
Air mineral Aqua, Le Minerale tak hanya di tenteng di atas kepala. Namun kotak Aqua dan Aqua botol pun di panjangkan di sekitar pagar besi DPRD Sumatera Utara. “Aqua. Aqua,” ujar para pedagang Aqua itu.
Lebih kurang 15 pedagang asongan air mineral dan teh manis dingin, tampak aktif menjual Aqua dan selalu tampil di tengah kerumunan massa Partai Buruh dan mahasiswa berunjuk rasa saat itu.
Lain halnya, Pak Yusuf tetap menjalankan usahanya dengan santai, menjual rokok di tengah-tengah aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh massa Partai Buruh dan mahasiswa Nommensen. Meskipun situasi sekitar ramai, Pak Yusuf tampak tenang dan fokus melayani pembeli yang datang untuk membeli rokok.
Hal yang sama juga terlihat pada Indah, pedagang Bakso dan Batagor. Indah tampak tenang berjualan. Pembeli pun datang menghampiri Indah untuk membeli Bakso dan Batagor.
Beberapa hari ini, DPRD Sumatera Utara terus diserbu para pengunjuk rasa. BEM USU dan mahasiswa dari Kelompok Cipayung juga pernah berunjuk rasa guna menolak kenaikan gaji DPR.
Personel Brimob, Polisi, dan Satpol PP terus berjaga-jaga di sekitar Gedung DPRD Sumatera Utara untuk melakukan pengamanan selama aksi unjuk rasa berlangsung. Kehadiran mereka bertujuan untuk menjaga ketertiban dan keamanan di area tersebut.
Titik kumpul aksi unjuk rasa para mahasiswa di Jalan Imam Bonjol membuat para pedagang kuliner dan pedagang asongan terus berdatangan. Pedagang kuliner dan pedagang asongan Aqua dingin dan teh manis acap kali menawarkannya kepada mahasiswa, Polisi dan Satpol PP. (Fajaruddin Adam Batubara)

