BerandaPendidikanWarga Pattani, Thailand Kuliah di Medan, Berkunjung ke Masjid Agung

Warga Pattani, Thailand Kuliah di Medan, Berkunjung ke Masjid Agung

MEDAN, PILAR MERDEKA – Mahasiswa Thailand yang menempuh pendidikan di Kota Medan, Sumatera Utara, dan Banda Aceh, mengunjungi Masjid Agung pada Kamis malam (19/3/2026). Kunjungan ini menghadirkan suasana penuh kebersamaan, dan nuansa religius.

Mahasiswa Thailand yang mayoritas berasal dari Provinsi Pattani, Thailand Selatan, tiba di Masjid Agung menjelang waktu salat Isya. Dengan penuh khusyuk, mereka langsung melaksanakan salat Isya berjamaah, dilanjutkan dengan salat Tarawih bersama para jamaah lainnya.

Usai ibadah, suasana berubah menjadi lebih santai namun tetap hangat. Puluhan mahasiswa dan mahasiswi tersebut terlihat duduk di area trotoar Jalan Pangeran Diponegoro. Mereka berbincang ringan sambil memesan transportasi online melalui aplikasi Grab untuk kembali ke rumah kost masing-masing.

Sebagian dari mereka juga memanfaatkan momen tersebut untuk menjalin silaturahmi. Mereka tampak beramah-tamah dengan Imam Masjid Agung Kota Medan, Ustadz H M Syukur Siregar, S.Pd, Al Hafiz. Percakapan berlangsung akrab dan penuh kekeluargaan, mencerminkan hubungan yang erat meski berasal dari negara berbeda.

Mahasiswa Thailand dari Pattani ternyata cukup banyak yang menempuh pendidikan di Kota Medan. Hal ini disampaikan oleh Luthfi, mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), jurusan Bahasa Indonesia.

Menurut Luthfi, warga Pattani, Thailand Selatan, saat ini tersebar di berbagai kampus di Medan. Mereka tidak hanya kuliah di UMSU, tetapi juga di Universitas Muslim Nusantara (UMN) dan Universitas Islam Negeri (UIN).

Mahasiswa Thailand kuliah di Indonesia juga tidak mengalami kendala dalam hal bahasa. Sukron, mahasiswa Fakultas Ilmu Ekonomi dan Bisnis jurusan Manajemen di UIN Banda Aceh, mengungkapkan bahwa bahasa bukan menjadi hambatan selama menempuh pendidikan.

“Bahasa kami di Pattani adalah bahasa Melayu, sangat mirip dengan bahasa Indonesia. Jadi tidak ada kendala saat kuliah, baik di Medan maupun di Banda Aceh,” ujarnya.

BACA JUGA  Nias Terancam Stunting, Tim USU Berdayakan Kader Lokal untuk Edukasi ASI Eksklusif

Kehadiran para mahasiswa Thailand ini tidak hanya menambah warna di dunia pendidikan, tetapi juga mempererat hubungan budaya dan keagamaan. Suasana kebersamaan di Masjid Agung malam itu menjadi bukti bahwa perbedaan negara bukan penghalang untuk bersatu dalam nilai-nilai spiritual dan kemanusiaan. (Fajaruddin Adam Batubara)

Google

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

- Advertisment -

DAERAH