BerandaDaerahWamen P2MI Berangkatkan 39 Peserta Program SMK Go Global Gelombang Pertama Bekerja...

Wamen P2MI Berangkatkan 39 Peserta Program SMK Go Global Gelombang Pertama Bekerja di Malaysia

PADANG, PILAR MERDEKA— Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) melepas 39 peserta program SMK Go Global gelombang pertama untuk bekerja di Malaysia. Pelepasan berlangsung di Balai Diklat Industri (BDI) Padang, Sumatera Barat (Sumbar).

Pelepasan tersebut menjadi langkah awal pengiriman peserta program SMK Go Global sekaligus bagian dari upaya memperluas akses generasi muda Indonesia terhadap peluang kerja di pasar internasional.

Wakil Menteri (Wamen) Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Dzulfikar Ahmad Tawalla Dzulfikar menyebut, 39 peserta tersebut sebagai pionir program SMK Go Global. Menurutnya, mereka menjadi bagian dari sejarah awal program yang ke depan diharapkan dapat diikuti oleh puluhan hingga ratusan ribu peserta lainnya.

“Pelepasan ini adalah sebuah langkah yang sangat penting bagi kesuksesan SMK Go Global. Nantinya akan ada puluhan ribu, bahkan ratusan ribu yang menyusul. Tetapi 39 orang yang berangkat hari ini akan menjadi penanda sejarah kesuksesan program SMK Go Global,” kata Dzulfikar dalam sambutannya, Jumat (18/9/2026).

Ia mendorong peserta memanfaatkan pengalaman bekerja di Malaysia untuk mendapatkan pengetahuan yang dapat dibawa pulang ke Indonesia.

“Keluar negeri dapat untung, ambil ilmu, pulang bawa semua keuntungan, bawa semua ilmu itu untuk membangun ekonomi yang ada di Indonesia,” tegasnya.

Khusus peserta yang bekerja di sektor food and beverage (F&B), Dzulfikar menekankan pentingnya memahami proses bisnis selama berada di Malaysia.

“Pelajari betul bagaimana bisnis prosesnya, mulai dari penyiapan bahannya, kemudian manufaktur makanannya. Ini yang harus dipelajari sehingga ada transfer knowledge,” jelasnya.

Dzulfikar juga mengingatkan peserta untuk menjaga reputasi pekerja migran Indonesia di negara penempatan. Menurutnya, PMI tidak hanya membawa nama pribadi dan keluarga, tetapi juga menjadi representasi bangsa.

BACA JUGA  Raker DPRD Sumut Diskors

Ia meminta peserta menjaga solidaritas, kepedulian, empati, dan keramahan selama bekerja di luar negeri. Hal tersebut turut membangun kepercayaan pengguna tenaga kerja terhadap pekerja Indonesia.

“Jangan sampai catatan-catatan positif atau legacy yang sudah diberikan oleh pekerja-pekerja migran Indonesia sebelum-sebelumnya menjadi pudar bahkan hilang. Saya berharap itu dijaga, bahkan bila memungkinkan semakin ditingkatkan,” ujarnya.

Selain itu, Dzulfikar menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia pendidikan, serta mitra penempatan dalam memperkuat program SMK Go Global.

Kolaborasi tersebut diperlukan untuk meningkatkan keterampilan dan kesiapan calon Pekerja Migran Indonesia sesuai kebutuhan pasar kerja internasional.

“Kami berharap sinergitas ini, kolaborasi ini ditingkatkan. Presiden Prabowo Subianto sangat serius dalam upaya bagaimana mengangkat skill, kemampuan dari para calon-calon Pekerja Migran Indonesia yang memiliki keinginan,” harapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dzulfikar juga berpesan kepada peserta untuk memanfaatkan kesempatan selama berada di luar negeri.

“Manfaatkan dengan baik, maksimalkan segala potensi, berkomunikasi dengan siapa saja, serap ilmu sebanyak mungkin, cari koneksi sebesar-besarnya, lalu kemudian baliklah ke Padang, baliklah ke kampung masing-masing, bangun kampungnya, bangun negaranya, bantu pemerintah Indonesia,” pesannya.

Turut hadir dalam acara tersebut, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sumbar, Firdaus Firman yang mewakili Gubernur Sumbar; Direktur Jenderal Promosi dan Pemanfaatan Peluang Kerja Luar Negeri (P3KLN) KP2MI, Dwi Setiawan Susanto; Direktur Jenderal Penempatan KP2MI, Ahnas; Direktur Peningkatan Kapasitas KP2MI, Lia Parisiana; Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar, Habibul Fuadi; Kepala Balai Diklat Industri (BDI) Padang, Hermawan Setyadhi; serta Kepala Cabang P3MI Jafa Indo Corpora, Lelya Nofitri. (*/di)

 

Google

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

- Advertisment -

DAERAH