BerandaGaya HidupSetiap Orang Ada Masanya dan Setiap Masa Ada Orangnya

Setiap Orang Ada Masanya dan Setiap Masa Ada Orangnya

DELI SERDANG, PILAR MERDEKA – Judul kalimat tulisan ini menggambarkan bahwa tidak ada yang abadi kecuali sebuah perubahan. Seperti dikutip dari djkn.kemenkeu.go.id Heracletos, Filsuf Yunani, mengatakan bahwa “Nothing Indurence But Change” untuk menggambarkan tidak adayang tidak berubah kecuali perubahan itu sendiri.

Bahwa perubahan itu sudah jelas terlihat dalam kehidupan, mulai dari pola dan gaya hidup dari tahun ke tahun tentu mengalami suatu perubahan kebiasaan, seperti bermain anak-anak, dahulu mereka yang lahir di tahun 60-an sampai 80-an masih bermain secara manual dan terlihat suasana akrab, tanpa handphone.

Sedangkan yang kelahiran tahun 90-an – 2000-an memasuki era digital pola bermainnya sudah berbeda, sehingga pola dan gaya hidup berbeda juga, saat ini bermain lebih ke smarthphone sesuai zaman nya era digital. Sehingga satu dekade adalah masa tahap pengenalan teknologi sementara 10 tahun berikutnya adalah masa boomingnya teknologi tersebut.

Sehingga saat iini penggunaan media sosial (medsos) menjadi wadah komunikasi interaktif penggunanya apakah itu antar pribadi maupun dengan berbagai komunitas. Kemudian ada juga aplikasi TikTok yang saat ini menjadi rujukan utama para pengguna smartphone (ponsel pintar) tampilan video menjadikan TikTok berada di puncak tertinggi pengguna medsos.

Setiap pribadi, kelompok dan komunitas bebas berekspresi dalam membuat konten yang menghasilkan pundi-pundi Rupiah. Tanpa ada kualifikasi yang penting harus energik, cerdas, tampan, cantik dan berbagai standar nilai lainnya. Publik yang menilai untuk menjadi jurinya. Maka anak-anak millenial atau boleh juga disebut Gen Z yang saat ini berkibar merupakan anak kelahiran tahun 2000-an. Mereka yang punya talenta bermusik, melawak, melukis, presenter serta berbagai kreator lainnya menjadikan ajang TikTok sebagai tempat menyalurkan bakat mereka.

Selain bekerja dapat menghasilkan uang, melalui aplikasi TikTok juga bisa menghasilkan uang, seperti halnya Fujianti Utami Putri atau Fujian yang lahir pada 3 Nopember 2003 menjadi terkenal dan viral dengan bakatnya hingga akhirnya menjadi seorang selebriti internet, pemeran, model, presenter dan kreator konten. Selain Fuji masih banyak nama menjadi deretan selebritis Instagram dan TikTok.

Malas Membaca

Akibat perkembangan smartphone ini, yang kurang disikapi dengan baik maka generasi menjadi minat baca masyarakat Indonesia berkurang, sehingga menjadikan kita mendapat rangking terendah dalam hal Literasi. UNESCO menyebutkan Indonesia berada pada urutan kedua dari bawah soal literasi dunia.

Yang mana minat baca masyarakat sangat rendah. Menurut data UNESCO, minat baca masyarakat Indonesia sangat memprihatinkan, hanya 0,001%. Artinya, dari 1,000 orang Indonesia, cuma 1 orang yang rajin membaca!. sehingga wajar saja anak balita yang belum mampu membaca lebih suka kepada konten kreatif yang disukainya. Tampilan yang menggunakan pola tayangan bergerak yang dilihat mata serta bersuara yang ditangkap ruang dengar telinga.

Lihatlah perubahan sekarang, saat momen Idul Fitri dan arisan keluarga misalnya, anak Balita akan diam saat diberikan smartphone. Bahkan sang anak akan cuek pada sekelilingnya. Dia tak peduli lagi dengan teman bermainnya dan dia tak butuh lagi bersosialisasi dengan saudara yang sebayanya.

Perubahan Zaman Itu Pasti

Bagi anak yang kelahiran 70-an sarana mengembangkan bakat sangat terbatas sekali. Siaran televisi di tahun 90-an hanya ada tiga channel, masih terbatas karena sarananya juga terbatas pada ruang lingkup fisik dan talenta.

Keterbatasan itu pula yang menjadikan persahabatan, keterampilan dan talenta berkembang sesuai zamannya seperti halnya ngumpul untuk bernyanyi dan bermain gitar ramai-ramai yang tak punya gitar belajar kepada yang sudah mahir, yang tak suka kumpul-kumpul menulis di buku Diary, yang punya bakat akting dan modelling ikut sanggar, yang punya wajah tampan dan cantik ikut kelas fotografi menjadi cover majalah remaja.

Seperti masa itu ada Majalah Bobo untuk anak-anak, HAI, Kawanku, Anita Cemerlang dan Aneka YESS merupakan majalah remaja itupun untuk kalangan tertentu saja yang pernah punya pamor di zamannya. Media mainstream itulah sebagai tempat menyalurkan bakat dan talenta.

Perubahan itu adalah hal yang pasti, suka tidak suka siklus itu harus dijalani. Tinggal bagaimana generasi kelahiran 70-an yang sudah menjadi orangtua bagi anak-anaknya memberikan nasehat dengan pola kondisi smartphone yang hampir tanpa batas dan sekat antar belahan negara lainnya.

Saat Lomba Da’i Cilik, Akademi Fantasi Indosiar dan Akademi Pelawak Indonesia muncul diawal tahun 2000-an, muncul rasa khawatir tentang kualitas. Sebab pemenangnya ditentukan oleh voting SMS yang disaat itu penggunanya pun masih terbatas.

Muncul rasa khawatir apakah kualitasnya benar-benar mumpuni sekelas Vina Panduwinata, Harvey Malaihollo, Dian Pieshesa yang lebih dulu terkenal. Sebagai seorang senior dalam dunia tarik suara yang harus menjalani lewat perjuangan dimulai dari sekolah, pentas hajatan warga, event lomba 17-an dan ajang kompetisi hingga pada akhirnya keberuntungan berpihak pada dirinya, ditemukan oleh pihak promotor yang membawanha ke dapur rekaman pita selluloid.

Zaman akan terus berubah dan akan selalu muncul pendatang baru yang akan menenggelamkan pamor sinar talenta yang sudah ada. Hal yang patut dicontoh adalah gerak cepat dari Sigit Purnomo Syamsuddin Said, S.A.P atau yang lebih dikenal dengan nama panggung Pasha UNGU saat dipuncak pesohor ia mundur dari dunia musik masuk ke dunia politik, begitu juga dengan Siti Nurhaliza saat namanya berkibar, tiba-tiba pengagumnya harus patah hati karena memutuskan untuk berumah tangga dan Zinedine Zidane sang pelatih Real Madrid yang mundur saat Los Blancos dipuncak kejayaan.

Maka mundurlah disaat yang tepat karena publik akan mengenang dirimu dengan kajayaan dan kemasyhuran yang pernah ditorehkan karena setiap zaman ada orangnya dan setiap orang ada zamannya. (Budi Sudarman)

ONLINE TV NUSANTARA
Klik Play Untuk Menyaksikan Online TV Nusantara

Iklan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments