BOGOR, PILAR MERDEKA – Memasuki pekan ketiga kegiatan Ramadan Ceria #3, komunitas Daya Putra Bangsa menyelenggarakan Workshop Mendongeng Anak, Minggu (8/3/2026) di Kompleks Edukasi Putra Bangsa, Kampung Pasirangin, Desa Cipicung, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor.
Kegiatan Workshop ini diikuti sekitar 55 anak yang tampak antusias mengikuti setiap sesi pembelajaran. Workshop dipandu oleh Heri Cokro yang menyampaikan materi dengan pendekatan atraktif dan interaktif. Melalui metode praktik langsung, anak-anak diajak memahami cara mendongeng yang ekspresif dengan memanfaatkan intonasi suara, mimik wajah, serta gerak tubuh untuk menghidupkan cerita.
Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh keceriaan. Para peserta terlihat terpukau saat menyimak cerita, sesekali tertawa, serta aktif merespons berbagai ekspresi yang ditampilkan oleh pemandu.
Dalam kegiatan tersebut, anak-anak juga diajak mencari referensi cerita dari berbagai buku dongeng lokal maupun internasional yang tersedia di Taman Baca Putra Bangsa dan Taman Baca Nyala Aksara. Kedua taman baca tersebut berada di Kampung Pancasan, Rancamaya, Kota Bogor, serta di Kampung Pasirangin, Cipicung, Kabupaten Bogor, dengan koleksi sekitar 2.000 judul buku.
Pengampu taman baca di bawah naungan Daya Putra Bangsa, Isti Wuryanti, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penanaman budaya literasi bagi anak-anak, khususnya untuk menumbuhkan kecintaan terhadap buku dan kebiasaan membaca. Program ini dijalankan melalui Gerakan Literasi Membina Anak Negeri (GL-MAN).
“Melalui workshop mendongeng ini diharapkan anak-anak kembali menyukai kegiatan membaca buku serta mampu mengekspresikan cerita yang mereka baca secara kreatif melalui kegiatan mendongeng,” ujarnya.
Sementara itu, Heri Cokro selaku pemateri menyampaikan bahwa pembelajaran mendongeng tidak hanya melatih kemampuan bercerita, tetapi juga berperan penting dalam pembentukan karakter anak. Dengan memahami unsur cerita, teknik dasar mendongeng, penggunaan media bantu, serta langkah-langkah penyajian cerita, anak-anak dilatih untuk berani tampil dan mengekspresikan diri.
Menurutnya, mendongeng memiliki banyak manfaat bagi perkembangan anak, antara lain mengembangkan imajinasi dan kreativitas, menanamkan nilai moral dan karakter, memperkaya kemampuan bahasa dan kosa kata, meningkatkan kemampuan mendengar, serta membantu anak memahami kehidupan melalui cerita.
Kegiatan yang berlangsung dari pukul 08.30 hingga 13.00 WIB ini diharapkan dapat memberikan pengalaman baru bagi anak-anak dalam mengeksplorasi potensi diri, sekaligus menjadi sarana penguatan karakter sebagai bekal menghadapi masa depan. (Agus Oyenk)

