MEDAN, PILAR MERDEKA – Pelepasan dan Pentas Seni bertajuk “Menuju Masa Depan Gemilang Bersama Generasi Emas Nan Cerdas” di UPT SD Negeri (SDN) 066661 Medan Deli berlangsung sukses dan penuh haru.
Acara yang digelar di Jalan Platina V, Kelurahan Titi Papan, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan itu menjadi momen bersejarah bagi siswa-siswi Kelas VI Angkatan XXXVIII Tahun Ajaran 2025/2026.
Sebanyak 77 siswa kelas VI yang berasal dari tiga ruang kelas belajar, yakni kelas A, B, dan C, hadir bersama orang tua serta wali murid. Mereka berkumpul dengan tertib di halaman sekolah untuk mengikuti rangkaian acara pelepasan dan pentas seni yang telah dipersiapkan dengan baik.
Pelepasan SDN 066661 Medan Deli diawali dengan pembukaan resmi oleh Kepala Sekolah, Ernawati S.Pd. Suasana panggung terlihat semarak dengan dekorasi yang rapi. Kursi dan meja untuk kepala sekolah serta para tamu undangan tertata di depan panggung, menambah khidmat jalannya acara.
Ernawati S.Pd menyampaikan kepada Pilar Merdeka.Com pesan mendalam tentang pentingnya membangun kecerdasan secara menyeluruh bagi anak-anak.

berfoto bersama. (Foto. Pilar Merdeka)
“Kami ingin anak-anak ini sukses di masa depan gemilang seperti anak-anak kami sendiri. Kecerdasan intelektual memang penting, tetapi kemampuan berpikir, kecerdasan emosi, dan kecerdasan spiritual juga harus terus dilatih,” ujarnya, Selasa (2/6).
Menurutnya, tidak semua anak memiliki tingkat kecerdasan intelektual yang sama. Karena itu, tugas guru bukan hanya mengajar, tetapi juga menumbuhkan kemampuan berpikir, karakter, dan nilai-nilai kehidupan yang akan menjadi bekal mereka di masa depan.
Pendidikan karakter menjadi salah satu fokus yang terus ditanamkan sekolah kepada para siswa. Ernawati S.Pd menjelaskan bahwa sekolah berupaya membentuk karakter anak melalui kerja sama dengan orang tua di rumah.
Ia menekankan pentingnya menjaga akar budaya, kesantunan, nilai-nilai ketimuran, serta kejujuran yang harus dibawa anak-anak ke mana pun mereka melangkah. “Karakter yang harus mereka miliki dan bisa mereka bawa ke mana saja adalah kejujuran,” katanya.
Guru Kelas Sampaikan Pesan
Guru kelas VI, Wiwik, mengingatkan para siswa bahwa kelulusan bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal untuk melangkah menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
“Ini bukan akhir perjuangan anak-anak, tetapi awal untuk melangkah menuju perjuangan yang lebih tinggi. Setelah menerima kelulusan, kalian bisa menentukan SMP yang ingin kalian tujuh,” ujarnya.
Sementara itu, wali kelas VI, Norma Yulianti Sitompul, menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada seluruh guru serta siswa yang telah bersama-sama menjalani proses pendidikan selama enam tahun.

Menurutnya, enam tahun terasa begitu singkat. “Rasanya seperti baru kemarin kami mengajar mereka di kelas satu. Kini kami mengantarkan mereka ke jenjang pendidikan berikutnya, yaitu SMP,” katanya dengan penuh haru.
Norma juga mengapresiasi kesabaran dan dedikasi seluruh guru yang telah membimbing para siswa hingga tumbuh menjadi anak-anak yang cerdas dan berprestasi.
Pentas Seni Meriahkan Acara Kelulusan
Pentas seni menjadi bagian yang tak terpisahkan dari acara pelepasan. Berbagai penampilan ditampilkan oleh siswa-siswi dari berbagai tingkatan kelas.
Siswa kelas I hingga III menampilkan tarian daerah, sementara siswa kelas IV membawakan tarian India. Acara juga dimeriahkan dengan persembahan lagu oleh Aulia dan Dimas yang menghibur para peserta yang hadir.
Selain itu, panitia turut mengadakan lucky draw dengan berbagai hadiah menarik seperti celengan, tempat sampah, sendok goreng dan hadiah lainnya yang menambah semarak suasana.

Adik Kelas Sampaikan Perpisahan
Mewakili siswa kelas I hingga V, Nayla Aprilia naik ke atas panggung untuk menyampaikan pesan perpisahan kepada kakak kelas yang akan meninggalkan sekolah.
Ia mengucapkan selamat atas kelulusan para siswa kelas VI sekaligus mengungkapkan rasa sedih karena tidak dapat lagi bertemu seperti biasanya di lingkungan sekolah.
“Terima kasih kepada kakak dan abang yang telah memberikan contoh yang baik kepada kami. Semoga ilmu yang diperoleh menjadi bekal untuk meraih cita-cita di masa depan,” ucapnya.
Perwakilan Siswa Kelas VI Menyampaikan Perpisahan
Suasana semakin emosional ketika Ananda Fahira mewakili seluruh siswa kelas VI menyampaikan pesan perpisahan.
Ia mengenang perjalanan enam tahun yang telah dilalui bersama para guru dan teman-temannya. “Enam tahun lalu kami datang dengan hati penuh rasa takut. Hari ini kami melangkah dengan kepala penuh ilmu dan hati penuh kenangan,” katanya.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada para guru atas segala kenakalan yang pernah dilakukan selama bersekolah.
“Kami tahu kami bukan murid yang sempurna. Dari lubuk hati yang paling dalam, kami memohon maaf atas segala kenakalan kami. Bimbingan dan kasih sayang bapak ibu guru tidak akan pernah kami lupakan,” ujarnya.
Momen Menegangkan Saat Pengumuman Kelulusan

Momen paling dinanti akhirnya tiba. Panitia meminta seluruh siswa kelas VI yang saat itu menggunakan seragam hoodie duduk bersama orang tua atau wali masing-masing. Bagi siswa yang tidak didampingi keluarga, guru hadir menemani mereka.
Setelah semua tertib, panitia meminta siswa mengambil selembar kertas yang telah ditempel di bawah kursi mereka masing-masing.
Namun panitia meminta seluruh siswa untuk tidak langsung membukanya.
Suasana yang semula hening berubah menjadi penuh ketegangan. Beberapa saat kemudian, panitia mempersilakan siswa membuka kertas tersebut.
Seketika terdengar sorak-sorai kebahagiaan dari seluruh penjuru halaman sekolah.
“Hore… Horee…Horeee…Saya lulus!” teriak para siswa.
Sebanyak 77 siswa kelas VI SD Negeri 066661 Medan Deli dinyatakan lulus seluruhnya.
Pelepasan Atribut Sekolah Bikin Suasana Pecah Tangis
Setelah pengumuman kelulusan, seluruh siswa naik ke atas panggung untuk membacakan ikrar alumni.
Momen paling mengharukan terjadi ketika Kepala Sekolah Ernawati S.Pd memimpin prosesi pelepasan siswa. Dua orang perwakilan siswa maju ke depan panggung.
Dalam suasana yang hening, atribut topi dan dasi sekolah dasar dilepaskan sebagai simbol berakhirnya masa pendidikan mereka di bangku Sekolah Dasar (SD).
Dengan suara yang mulai sedikit bergetar, Ernawati S.Pd menyampaikan pesan terakhir kepada para orang tua dan para siswa.
“Enam tahun sudah kami membimbing mereka sejak kelas satu. Atas segala kesalahan kami mohon maaf. Semoga ilmu yang diberikan bermanfaat dan menjadi amal jariah bagi kami,” ucapnya penuh haru.
Tak sedikit orang tua, guru bahkan kepala sekolah dan siswa yang terlihat meneteskan air mata.
Kenang-Kenangan Guru dan Murid Tambah Suasana Haru

Suasana haru semakin terasa ketika para siswa memberikan kenang-kenangan berupa bantal bergambar wajah guru mereka.
Sebagai balasan, pihak sekolah memberikan kenang-kenangan berupa tempat minum/tumbler yang telah diberi nama masing-masing siswa-siswi.
Momen saling berjabat tangan antara guru dan murid menjadi pemandangan yang mengundang haru di penghujung acara.
Etmunda dan Ardelia Raih Nilai Tertinggi
Pada kesempatan tersebut, panitia juga mengumumkan siswa dengan capaian nilai tertinggi.
Etmunda meraih nilai tertinggi mata pelajaran Matematika dengan skor 73,33.
Sementara Ardelia Saskia meraih nilai tertinggi mata pelajaran Bahasa Indonesia dengan nilai 93,33.
Siswa dan Orang Tua Bersyukur atas Kelulusan
Salah seorang siswi yang lulus, Amira, mengaku senang bersekolah di SD Negeri 066661 karena para guru dinilainya baik dan peduli terhadap siswa.
Hal serupa disampaikan orang tua murid bernama Ulita. Ia mengaku selama anaknya bersekolah tidak pernah mengalami kendala dan berencana melanjutkan pendidikan ke SMP Negeri 42, Jalan Platina III, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan.
Sementara Ardelia Saskia dari kelas VI C juga menyampaikan kesan positif terhadap para guru yang dinilainya mengajar dengan baik dan mudah dipahami. Setelah lulus, ia berencana melanjutkan pendidikan ke SMP Negeri 42 Medan.
Konsep Kelulusan Tahun Ini Berbeda
Kepala Sekolah Ernawati menjelaskan bahwa konsep pengumuman kelulusan tahun ini berbeda dibandingkan tahun sebelumnya.
Jika tahun lalu hasil kelulusan diumumkan melalui layar, tahun ini siswa diminta datang langsung ke sekolah untuk mengikuti pelepasan dan pentas seni.
Keunikan lainnya, surat pengumuman kelulusan ditempel di bawah kursi masing-masing siswa sehingga menciptakan suasana yang lebih berkesan dan penuh kejutan.
Ide sederhana tersebut berhasil menghadirkan kebahagiaan sekaligus kenangan yang akan terus diingat oleh seluruh siswa Angkatan XXXVIII SD Negeri 066661 Medan Deli saat mereka melangkah menuju masa depan yang lebih gemilang. (Monang Sitohang)

