BerandaGaya HidupHutan Kota Cadika, Pagi Penuh Haru dan Tawa Anak-Anak

Hutan Kota Cadika, Pagi Penuh Haru dan Tawa Anak-Anak

MEDAN, PILAR MERDEKA – Hutan Kota Cadika kembali jadi magnet warga pada Minggu pagi (21/12). Sejak pagi hari, Hutan Kota Cadika di Jalan Karya Wisata, Kecamatan Medan Johor, diramaikan masyarakat Kota Medan dan sekitarnya yang datang ada yang bersama keluarga, pasangan dan teman-temannya.

Sebagian pengunjung di Hutan Kota Cadika itu terlihat berolahraga. Ada yang berjoging, bermain skateboard, hingga bermain bola di lapangan terbuka. Namun, perhatian banyak keluarga justru tertuju pada Hutan Kota Cadika, sebuah kawasan hijau yang berada di dalam area taman, tepatnya melewati lapangan bola di sisi kiri dari pintu masuk utama.

Hutan Kota Cadika menawarkan suasana yang teduh dan menenangkan. Pepohonan yang rimbun membuat udara terasa sejuk. Angin berembus dari berbagai arah, menciptakan rasa nyaman yang jarang ditemui di tengah kota.

Di dalam kawasan ini, terdapat sejumlah satwa yang sengaja dipelihara. Ada rusa totol jinak jenis axis-axis yang berasal dari Istana Kepresidenan Bogor, sepasang kura-kura tulkata, serta beberapa ekor kelinci. Satwa-satwa ini dirawat dan diberi pakan secara teratur.

Penjaga Hutan Kota Cadika menjelaskan, setiap hewan memiliki jenis pakan yang berbeda. Kura-kura tulkata diberi timun, pepaya, selada, dan sawi. Kelinci diberi pelet khusus, sementara rusa diberi ubi dan wortel.

Hutan Kota Cadika pagi itu terdengar suara tawa anak-anak. Banyak dari mereka datang bersama orang tua untuk melihat langsung dan memberi makan rusa. Kandang rusa yang luas membuat hewan-hewan itu terlihat sehat, aktif, dan sangat jinak.

Salah satu pengunjung, Ilham, warga Komplek Rispa IV Medan, datang bersama dua anak laki-lakinya. Sang adik tampak paling antusias. Setelah memberi makan rusa, ia kembali mendekati ayahnya untuk meminta uang membeli wortel lagi.

BACA JUGA  Manfaat Berpuasa dari Segi Kesehatan

“Sudah lah dek, sudah dua kali beli wortelnya, sudah kenyang itu rusanya,” ujar Ilham sambil tersenyum. Namun sang anak lakinya yang paling kecil tetap merayu. Ilham akhirnya mengalah dan kembali membelikan seplastik wortel.

Pemandangan serupa terlihat di berbagai sudut. Anak-anak lain juga ditemani orang tua, silih berganti memberikan wortel kepada rusa. Wajah-wajah kecil itu tampak sumringah. Saat diajak pulang, banyak yang enggan beranjak, ingin berlama-lama menikmati kebahagiaan sederhana bersama satwa.

Di area Hutan Kota Cadika, tersedia beberapa tong sampah plastik. Terdapat pula imbauan agar pengunjung menjaga kebersihan. Sebuah spanduk besar juga dipasang, mengingatkan pengunjung agar tidak membawa makanan hewan dari luar kawasan.

Pagi itu, Hutan Kota Cadika bukan sekadar tempat wisata, melainkan jadi ruang belajar, ruang bermain, dan ruang kebahagiaan yang menghadirkan kehangatan keluarga, kepedulian terhadap alam, serta kenangan sederhana yang membekas di hati anak-anak. (Monang Sitohang)

Google

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

- Advertisment -

DAERAH