BerandaKulinerGulai Ayam Kampung, Menu Tradisional Pilihan Berbuka Puasa

Gulai Ayam Kampung, Menu Tradisional Pilihan Berbuka Puasa

MEDAN, PILAR MERDEKA – Gulai identik dengan santan (sari perasan buah kelapa), bahan apa yang ingin digulai, tergantung selera empunya. Mungkin saja gulai ayam kampung bisa menjadi salah satu menu pilihan untuk berbuka puasa.

Gulai enak atau lezat itu relatif. Tetapi racikan aneka rempah sebagai bumbu gulai, dinilai punya kasiat tersendiri, disamping aroma khas yang bagi sebagian orang terusik untuk segera melahapnya.

Gulai ayam kampung dibuat dengan bahan utama daging ayam kampung bisa seberat satu kilogram, atau lebih tergantung kebutuhan masing-masing. Ayam kampung dipilih karena teksturnya yang lebih empuk, padat dan cita rasanya yang lebih gurih dibandingkan dengan ayam lainnya.

Penulis saat ini, Senin (23/2), memasak gulai ayam kampung dengan menyediakan satu ekor ayam kampung seberat satu kilogram yang telah dipotong-potong dan dibersihkan. Satu setengah liter perasan santan dari satu butir kelapa tua ukuran besar dibagi dua menjadi santan encer dan kental, yang akan menghasilkan kuah kental dan rasa gurih alami.

Gulai
Bumbu gulai ayam kampung ada yang sebelum dihaluskan, dan bumbu yang belum di geprek. (Foto. Pilar Merdeka) 

Bumbu yang digunakan terdiri dari 25 buah cabai merah, 15 siung bawang merah, 6 siung bawang putih, kunyit sekitar 1 sentimeter, dan 4 butir kemiri. Selain itu, digunakan pula lengkuas dan jahe masing-masing sekitar 2 sentimeter, 4 helai daun jeruk purut, 1 helai daun kunyit yang telah diikat, 3 lembar daun salam, serta 2 batang sereh.

Proses memasak gulai ayam kampung dimulai dengan menghaluskan cabai merah, bawang merah, bawang putih, kunyit, dan kemiri. Sementara itu, jahe, lengkuas, dan sereh cukup digeprek agar aromanya keluar saat dimasak.

Minyak goreng secukupnya dipanaskan di dalam wajan. Bumbu halus kemudian ditumis hingga harum. Setelah itu, masukkan daun jeruk purut, daun salam, daun kunyit, serta jahe, lengkuas, dan sereh yang telah digeprek. Aroma rempah pun mulai tercium kuat, menandakan bumbu matang dengan sempurna.

BACA JUGA  Festival Kuliner Medan 2024, Digelar Bersamaan PON XXI Aceh-Sumut

Santan cair kemudian dituangkan ke dalam wajan dan diaduk perlahan hingga mendidih. Setelah mendidih, potongan ayam kampung yang telah dibersihkan dimasukkan ke dalam kuah santan. Aduk perlahan agar tidak pecah santan dan bumbu meresap ke dalam daging ayam.

Aroma gulai ayam kampung semakin semerbak dan daging empuk baru santan kental ditambahkan ke dalam masakan kemudian aduk kembali sampai mendidih lagi. Warna kuah akan berubah menjadi kuning kemerahan yang menggoda. Garam ditambahkan secukupnya untuk menyeimbangkan rasa gurih dan pedas.

Gulai ayam kampung pun siap disajikan sebagai menu berbuka puasa. Kuahnya yang kental, rasa rempah yang kuat, serta tekstur ayam yang lembut menghadirkan kehangatan dan kebersamaan saat berbuka bersama keluarga. (Monang Sitohang)

Google

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

- Advertisment -

DAERAH