BerandaEkonomiMFCF 2026 Dongkrak Ekonomi Lewat Pesona Ulos

MFCF 2026 Dongkrak Ekonomi Lewat Pesona Ulos

MEDAN, PILAR MERDEKA – Medan Fashion Culture Festival (MFCF) 2026 bertajuk Ulos in Innovation menjadi panggung bagi kain ulos untuk tampil dengan wajah baru. Ajang perpaduan budaya dan kreativitas ini digelar di Main Atrium Sun Plaza, Jalan K.H. Zainul Arifin, Kota Medan, Kamis malam (15/10).

Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan, M. Odi Anggia Batubara, S.STP., MM., optimistis MFCF 2026 dapat memberikan multi efek bagi perekonomian daerah. Optimisme tersebut disampaikannya di sela-sela kegiatan MFCF 2026 tersebut.

“Event MFCF 2026 tentu bertujuan untuk menumbuhkan multi efek ekonomi di Kota Medan. Melalui MFCF 2026, seluruh produk busana atau fashion ulos kita perkenalkan kepada masyarakat luas,” ujar Odi Anggia.

Menurut Odi, peluang pertumbuhan ekonomi melalui MFCF 2026 terbuka karena kegiatan ini mempertemukan desainer, pengrajin ulos, dan calon pembeli dalam satu ajang.

MFCF
Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan M Odi Anggia Batubara, S.STP, MM. (Foto. Pilar Merdeka/Fajaruddin).

Pertemuan tersebut diharapkan dapat memperluas kesempatan pemasaran bagi para pelaku industri kreatif, terutama mereka yang mengembangkan kain ulos menjadi produk busana modern.

Dinas Pariwisata Kota Medan, kata Odi, berperan memfasilitasi hasil karya para desainer dan pengrajin, mulai dari proses pengembangan hingga pemasaran produk.

“Dinas Pariwisata hanya memfasilitasi hasil kerja para desainer dan pengrajin ulos. Kita fasilitasi dari hulu ke hilir,” tegasnya.

Ia menjelaskan, produk busana berbahan ulos karya desainer Kota Medan juga ditampilkan dan dijual melalui Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Medan.

Dengan demikian, MFCF 2026 tidak hanya menjadi ajang peragaan busana, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan produk lokal kepada masyarakat sekaligus membuka peluang penjualan.

Sepuluh Desainer

MFCF 2026 menghadirkan delapan desainer lokal dan dua desainer nasional. Mereka menampilkan beragam kreasi busana berbahan ulos yang memadukan unsur budaya dengan perkembangan desain fashion.

BACA JUGA  SDN 068426 Meriahkan HUT RI dengan Aneka Perlombaan

Kehadiran para desainer tersebut memperlihatkan upaya membawa kain ulos ke ruang yang lebih luas, yakni industri fashion yang dapat dinikmati oleh berbagai kalangan.

Bagi para pengrajin, pengembangan ulos menjadi busana modern diharapkan dapat memperluas kesempatan produk mereka untuk dikenal dan diminati pasar.

Odi berharap MFCF 2026 dapat mendorong produk fashion ulos Kota Medan semakin dikenal luas dan memiliki daya tarik bagi calon pembeli.

Jadi Tujuan Belanja Fashion Ulos

Odi juga berharap MFCF 2026 dapat menarik masyarakat, wisatawan lokal, hingga wisatawan mancanegara untuk datang ke Kota Medan dan membeli produk fashion berbahan ulos.

Ia mencontohkan popularitas batik Solo sebagai gambaran bagaimana suatu produk budaya dapat menjadi daya tarik bagi orang untuk mengunjungi daerah asalnya.

“Seperti halnya dengan batik Solo. Masyarakat yang ingin membeli batik Solo tentu datang ke Solo,” terangnya.

Harapan tersebut menempatkan ulos bukan hanya sebagai kain yang memiliki nilai budaya, tetapi juga sebagai produk kreatif yang berpotensi mendukung kegiatan ekonomi dan pariwisata Kota Medan.

Apabila semakin dikenal dan diminati, produk fashion ulos diharapkan mampu memperluas peluang usaha bagi desainer dan pengrajin, sekaligus memperkuat identitas budaya yang ditawarkan kepada wisatawan.

Peragaan Busana Ulos

Antusiasme pengunjung terlihat saat peragawati dari Roemah Mode Wulan Gumilang tampil memperagakan berbagai produk fashion ulos hasil karya para desainer.

Di hadapan pengunjung yang memadati Main Atrium Sun Plaza, para peragawati berjalan dengan anggun mengenakan busana berbahan ulos. Perpaduan desain yang serasi dan modis menarik perhatian penonton.

Penampilan tersebut menghadirkan suasana meriah sekaligus memperlihatkan bagaimana kain ulos dapat diolah menjadi busana yang mengikuti perkembangan mode tanpa meninggalkan identitas budaya yang melekat padanya.

BACA JUGA  Wamen BUMN Pastikan Stok Uang Tunai Aman

Kekaguman pengunjung terlihat dari sambutan yang diberikan sepanjang peragaan busana berlangsung.

Ketika para peragawati dari Roemah Mode Wulan Gumilang mengakhiri penampilan, tepuk tangan dan aplaus meriah terdengar dari pengunjung yang memenuhi arena acara.

Sambutan itu menjadi penutup penampilan yang memperlihatkan besarnya perhatian pengunjung terhadap kreasi fashion berbahan ulos.

Melalui MFCF 2026, Pemerintah Kota Medan berharap kain ulos semakin dikenal, produk karya desainer dan pengrajin semakin diminati, serta peluang ekonomi dari industri kreatif dan pariwisata dapat terus berkembang.

Ajang ini pun menjadi bagian dari upaya mempertemukan kekayaan budaya dengan kreativitas modern, sehingga ulos memiliki ruang lebih luas untuk dikenal masyarakat dan menjangkau pasar yang lebih besar. (Fajaruddin Adam Batubara)

Google

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

- Advertisment -

DAERAH