BerandaDaerah"Adhyaksa Peduli" Salurkan Bantuan ke Pondok Pesantren di Penyabungan

“Adhyaksa Peduli” Salurkan Bantuan ke Pondok Pesantren di Penyabungan

MANDAILING NATAL, PILAR MERDEKA – Program “Adhyaksa Peduli” kembali menggugah hati masyarakat. Kejaksaan Negeri Mandailing Natal (Kejari Madina) menunjukkan wujud nyata kepedulian sosialnya dengan menyerahkan 40 sak semen kepada Pondok Pesantren Syahrani Bariah Zulkarnaen di Desa Salambue, Kecamatan Panyabungan, Selasa (11/11).

Langit pagi Panyabungan tampak teduh ketika rombongan Kejari Madina tiba di lokasi. Wajah para santri dan pengurus pondok memancarkan rasa haru saat Plt Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Madina, Yos A Tarigan, SH, MH, M.Ikom, bersama para Kepala Seksi, Kasubagbin, dan staf menyerahkan bantuan secara simbolis.

Bantuan tersebut menjadi angin segar bagi panitia pembangunan yang tengah berjuang menyelesaikan pembangunan ruang sekolah dan masjid di lingkungan pesantren.

Dalam kesempatan itu, Yos A Tarigan menjelaskan bahwa program Adhyaksa Peduli bukan sekadar rutinitas, tetapi merupakan bukti nyata kepedulian Kejaksaan terhadap masyarakat.

“Program Adhyaksa Peduli adalah inisiatif sosial untuk mempererat hubungan dengan masyarakat dalam kebersamaan,” ujar Yos Tarigan.

Mantan Kasi Penkum Kejatisu ini menegaskan bahwa tugas penegakan hukum tidak menghalangi pihaknya untuk menyebarkan semangat kemanusiaan dan kepedulian sosial.

“Kami berharap bantuan ini dapat mempercepat pembangunan dan memberikan manfaat jangka panjang bagi pendidikan anak-anak serta kegiatan ibadah masyarakat,” tambahnya.

Program Adhyaksa Peduli telah menjadi agenda bulanan yang lahir dari inisiatif dan sumbangsih sukarela para jaksa serta pegawai Kejari Madina. Tidak ada paksaan, semua dilakukan dengan hati. Dana bantuan dikumpulkan secara sukarela dari seluruh keluarga besar Kejari, lalu disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Inilah bentuk nyata solidaritas insan Adhyaksa dalam menegakkan hukum dengan integritas, sekaligus menyentuh hati rakyat dengan kepedulian.

Perwakilan Pondok Pesantren Syahrani Bariah Zulkarnaen mengungkapkan rasa terima kasih mendalam atas kepedulian Kejari Madina. “Bantuan ini bukan hanya materi, tapi juga semangat bagi kami untuk terus membangun. Semoga program ini terus berjalan,” ujar salah satu pengurus.

BACA JUGA  Disabilitas Sans Souci Bogor Tebar Kebaikan di Jumat Berkah

Kegiatan sosial ini menegaskan kembali bahwa Kejaksaan bukan hanya penegak hukum, tetapi juga bagian dari masyarakat yang ikut membangun kesejahteraan bersama. Konsistensi Kejari Madina dalam menjalankan program Adhyaksa Peduli menjadi bukti bahwa integritas dan empati dapat berjalan seiring.

“Keterlibatan aktif dan sukarela dari setiap individu di Kejaksaan inilah yang menjamin keberlanjutan program ini,” pungkas Yos A Tarigan dengan penuh keyakinan.

Bantuan 40 sak semen itu mungkin tampak sederhana. Namun, di baliknya tersimpan makna besar tentang kemanusiaan, kepedulian, dan semangat berbagi.

Program Adhyaksa Peduli dari Kejari Mandailing Natal menjadi cermin bahwa ketika tangan-tangan hukum bekerja dengan hati, keadilan dan kasih dapat tumbuh berdampingan di tengah masyarakat. (Mons)

Google

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

- Advertisment -

DAERAH