BerandaEntertainmentDiguyur Hujan, The Changcuters Tetap Guncang Panggung HUT Kota Medan

Diguyur Hujan, The Changcuters Tetap Guncang Panggung HUT Kota Medan

MEDAN, PILAR MERDEKA – The Changcuters sukses mengguncang panggung Pesona Colorful Medan di Lapangan Merdeka, Kota Medan, Sabtu malam (4/7). Penampilan grup musik rock tersebut menjadi salah satu momen paling ditunggu dalam rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-436 Kota Medan.

The Changcuters tampil di hadapan ribuan penggemar yang sejak sore hingga malam telah memadati Lapangan Merdeka. Tidak hanya warga Kota Medan, penggemar dari berbagai daerah di Sumatera Utara juga datang untuk menyaksikan langsung aksi panggung band idolanya.

Antusiasme penonton begitu terasa. Ribuan orang rela bertahan di lokasi demi melihat secara langsung aksi enerjik para personel The Changcuters yang dikenal selalu menghadirkan pertunjukan penuh semangat.

The Changcuters baru naik ke atas panggung sekitar Jam 23.40 WIB. Penampilan dibuka dengan lagu hits “Racun Dunia”. Sang vokalis, Muhammad Tria Rahmadhani atau yang akrab disapa Tria, langsung menghidupkan suasana dengan aksi panggung yang lincah dan penuh energi.

Sejak lagu pertama dimainkan, suasana Lapangan Merdeka berubah menjadi lautan sorak-sorai. Tepuk tangan bergemuruh mengiringi penampilan Tria yang terus bergerak aktif di atas panggung sambil mengajak penonton menikmati setiap irama lagu.

Usai membawakan lagu pembuka, Tria menyapa ribuan penggemarnya.

“Selamat malam Kota Medan. Selamat berulang tahun ke-436. Lanjut kita. Lanjuuut,” ucap Tria yang langsung disambut teriakan histeris penonton.

The Changcuters kemudian melanjutkan konser dengan membawakan lagu populer “I Love U Bibeh”. Lagu tersebut dibawakan dengan penuh improvisasi. Tria menari dari sisi kiri ke kanan panggung sambil terus berinteraksi dengan para penggemar.

Saat memasuki bagian reffrain, suara Tria terdengar menggema memenuhi kawasan Lapangan Merdeka.

“Aku cinta kepadamu. Sayang ini hanya untukmu. Untukmu. Untukmu.”

BACA JUGA  Hamdan Simbolon Tampil Bernyanyi di Acara Deklarasi Musisi Bersatu Kota Medan

Lagu itu langsung menghipnotis ribuan penonton. Para penggemar serempak mengangkat tangan, melompat mengikuti irama musik, serta menyanyikan lirik lagu bersama-sama. Suasana berubah menjadi pesta musik yang penuh kegembiraan.

The Changcuters tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menghadirkan momen emosional. Ketika hujan deras mulai mengguyur sekitar Jam 23.55 WIB, ribuan penonton justru memilih tetap bertahan di depan pagar pembatas panggung.

Basah kuyup karena hujan tidak mengurangi semangat mereka. Tatapan mata para penggemar tetap tertuju ke atas panggung, menikmati setiap lagu yang dibawakan hingga akhir pertunjukan.

Melihat kesetiaan para penggemarnya, Tria mengungkapkan rasa rindunya kepada Kota Medan.

“Kota Medan. Hari ini aku melepas rindu yang luar biasa. Dua tahun yang lalu aku ke Kota Medan. Kini, aku datang lagi. Terima kasih banyak Kota Medan. Aku bertemu dengan fans The Changcuters di Pesona Colorful Medan,” kata Tria.

Ucapan tersebut langsung disambut riuh tepuk tangan dan sorakan para penggemar yang memenuhi Lapangan Merdeka.

The Changcuters kemudian menutup rangkaian penampilan dengan membawakan lagu “Ruang Riang” dan “Gila-Gilaan”. Kedua lagu itu kembali membakar semangat ribuan penonton yang terus bernyanyi bersama hingga konser berakhir.

Tepat Jam 00.34 WIB, penampilan The Changcuters resmi ditutup. Sebelum meninggalkan panggung, Tria menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat Kota Medan dan Pemerintah Kota Medan.

“Terima kasih Medan. Terima kasih buat Bapak Wali Kota Medan Rico Waas. Selamat hari ulang tahun Kota Medan, sampai jumpa lagi,” ujar Tria sambil memberikan salam hormat kepada seluruh penggemarnya.

Penampilan The Changcuters menjadi salah satu momen yang paling membekas dalam perayaan HUT ke-436 Kota Medan. Ribuan penggemar tetap bertahan hingga konser usai, bahkan ketika hujan deras mengguyur lokasi acara, menjadikan malam itu penuh semangat, kebersamaan, dan kenangan yang sulit dilupakan. (Fajaruddin Adam Batubara)

Google

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

- Advertisment -

DAERAH