BerandaPendidikanTangis Haru Warnai Pelepasan Angkatan IV SDIT Birru Wattaqwa Bogor

Tangis Haru Warnai Pelepasan Angkatan IV SDIT Birru Wattaqwa Bogor

BOGOR, PILAR MERDEKA – Tangis haru dan rasa bangga mewarnai kegiatan pelepasan siswa-siswi Kelas VI Angkatan IV SDIT Birru Wattaqwa yang digelar pada Sabtu (30/5/2026) di Aula SDIT Birru Wattaqwa, Pamoyanan, Bogor Selatan, Kota Bogor.

Acara pelepasan tersebut dihadiri oleh 17 siswa lulusan Angkatan IV, para orang tua siswa, pengurus Yayasan Binaul Ummah, kepala sekolah, dewan guru, serta seluruh keluarga besar SDIT Birru Wattaqwa.

Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh siswi program Tahfiz Qur’an. Selanjutnya, acara berlangsung dengan rangkaian sambutan dari Kepala Sekolah, perwakilan orang tua siswa, Ketua Yayasan, hingga prosesi inti berupa sungkeman dan pernyataan pelepasan siswa oleh kepala sekolah.

Acara semakin semarak dengan penampilan karya seni dan kreativitas siswa kelas VI.

Dalam sambutannya, Kepala SDIT Birru Wattaqwa, Ustadz Jaaludin, S.Ag., M.E., menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh orang tua yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada SDIT Birru Wattaqwa selama enam tahun terakhir.

“Proses panjang selama enam tahun ini akhirnya telah dituntaskan. Ada rasa bahagia dapat mendampingi anak-anak bertumbuh sesuai kapasitas dan potensi dirinya. Alhamdulillah, antusiasme mereka dalam belajar sangat baik dan program penguatan iman serta takwa yang kami jalankan turut melahirkan berbagai prestasi yang membanggakan,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari prestasi akademik semata. SDIT Birru Wattaqwa juga memberikan perhatian besar terhadap kemampuan membaca Al-Qur’an, praktik ibadah sehari-hari, serta kepedulian sosial dan lingkungan para siswa.

“Anak bagi kami tidak sekadar prestatif dalam bidang akademik. Prestasi di bidang lain juga kami hargai, khususnya kemampuan membaca Al-Qur’an, pelaksanaan ibadah harian, hingga kepedulian mereka terhadap lingkungan dan sesama,” ungkapnya.

BACA JUGA  Pentas Seni Turut Mewarnai Pelepasan Siswa Akhir YPI

Pada kesempatan tersebut, Jaaludin juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan selama proses pendidikan berlangsung.

“Sejak hari ini kami kembalikan amanah pengasuhan dan pendidikan anak kepada orang tua. Semoga mereka dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi hingga meraih cita-cita terbaiknya,” tambahnya.

Sementara itu, Heri Cokro yang mewakili orang tua siswa menegaskan pentingnya keberadaan sekolah dasar berbasis keislaman sebagai fondasi pembentukan karakter generasi muda.

“Menanamkan nilai-nilai Islam secara kaffah sesuai usia anak menjadi sangat penting dalam menghadapi kehidupan yang semakin permisif. SDIT Birru Wattaqwa menjadi oase bagi para orang tua yang ingin menghadirkan pendidikan karakter berbasis keislaman. Kami merasakan perubahan positif pada pola pikir, sikap, dan perilaku anak-anak di rumah,” tuturnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru atas dedikasi dan integritas mereka dalam mendampingi para siswa.

“Para guru tidak hanya menjadi pengajar, tetapi juga sahabat, teman belajar, sekaligus figur orang tua yang penuh perhatian. Dampak positifnya sangat terasa. Anak-anak bahkan seolah kecanduan sekolah karena menganggap sekolah sebagai tempat yang menyenangkan,” katanya.

Setelah sambutan Ketua Yayasan, Zukito Tanjung, S.E yang berpesan agar para lulusan senantiasa menjaga nama baik sekolah, terus belajar dan berprestasi, serta tetap menghormati orang tua dan guru, acara berlanjut pada prosesi sungkeman kepada orang tua masing-masing.

Suasana haru semakin terasa ketika para siswa memohon doa dan restu diiringi pembacaan puisi renungan oleh wali kelas VI.

Momen emosional tersebut berlanjut saat penyampaian surat tanda kelulusan dan penyematan selempang almamater kepada para lulusan. Tangis haru bercampur rasa bangga tampak menghiasi wajah para orang tua dan guru yang menyaksikan perjalanan pendidikan para siswa mencapai tahap baru.

BACA JUGA  DPRD Sumut Terima Mahasiswa dan Siswa Magang

Acara kemudian ditutup dengan berbagai penampilan kreatif siswa, mulai dari paduan suara kelas VI hingga penampilan spesial Rara Gendis Prani dan Raisya Nurul Arthalia yang membawakan lagu Laskar Pelangi dengan apik.

Penampilan tersebut menjadi penutup yang mengesankan sekaligus simbol semangat para lulusan untuk terus melangkah meraih masa depan yang gemilang. (Agus Oyenk)

Google

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

- Advertisment -

DAERAH