BerandaKulinerBebek Naser, Sajian "Pemikat" di Kedai Ayah Sunggal

Bebek Naser, Sajian “Pemikat” di Kedai Ayah Sunggal

MEDAN, PILAR MERDEKA – Kedai Ayah Sunggal menjadi hidden gem kuliner yang perlahan mencuri perhatian pencinta masakan rumahan khas Melayu. Berada di sudut Gang Langgar, Sunggal, Kecamatan Sunggal, Kota Medan, kedai ini menawarkan lebih dari sekadar makanan, juga menyuguhkan rasa rindu, kehangatan, dan ketenangan.

Kedai Ayah Medan Sunggal ini buka setiap hari, Senin hingga Minggu, Jam 11.00 hingga 17.00 WIB. Lokasinya yang menghadap langsung ke sungai menjadikan tempat ini pelarian ideal dari hiruk pikuk kota. Suasana kedai terasa luas, bersih, dan rapi, dengan meja serta kursi kayu besar yang memberi kesan hangat dan nyaman.

Di dalam kedai, pengunjung bisa menikmati pemandangan air sungai yang mengalir pelan. Angin sepoi-sepoi dan suasana alami membuat waktu seakan berjalan lebih lambat. Makan siang di sini bukan hanya mengenyangkan, tetapi juga menenangkan hati.

Kedai Ayah Medan menarik perhatian Nita, seorang ibu dua anak asal Jakarta yang sedang berlibur ke Kota Medan bersama keluarganya. Ia datang dengan rasa penasaran setelah melihat liputan kuliner Kedai Ayah Medan Sunggal di salah satu televisi swasta.

Kedai
Sayur tumis genjer pesanan Nita di Kedai Ayah Medan Sunggal. (Foto. Pilar Merdeka)

“Saya orang Medan, sudah lama tinggal di Jakarta. Setelah lihat liputannya, saya langsung rindu masakan kampung halaman,” ujar Nita kepada media Pilar Merdeka.Com, Sabtu (27/12).

Di meja makan, berbagai hidangan khas tersaji. Udang sambal, cumi sambal, ayam kampung goreng, bebek goreng Naser, ikan bakar nila, hingga sayur tumis genjer menjadi pilihan keluarga Nita hari itu.

Salah satu menu yang paling mencuri perhatian adalah Bebek Naser. Nama unik itu, menurut penjelasan pelayan, diambil dari nama salah satu karyawan Kedai Ayah. Penjelasan sederhana itu disampaikan dengan tawa, menambah kesan akrab dan hangat dalam pelayanan.

BACA JUGA  Kejati Sumut Gelar Luhkum di POS Medan, Ajak Seluruh Siswa-siswi Cinta Tanah Air

“Rempahnya terasa sampai ke dalam. Bebeknya empuk, bumbunya meresap sampai ke tulang. Sayur genjernya juga enak sekali,” kata Nita dengan wajah puas.

Tekstur ayam kampung goreng dan bebek Naser terasa lembut di luar dan kaya rasa di dalam. Sambal udang dan sambal cumi memiliki cita rasa rumahan yang kuat, pedasnya pas, dan tidak berlebihan. Setiap suapan menghadirkan rasa khas dapur rumah yang jujur dan apa adanya.

Kedai
Kedai Ayah Medan Sunggal berada di Gang Langgar, Sunggal, Kecamatan Sunggal, Kota Medan, (Foto. Pilar Merdeka)

Menurut Nita, harga makanan di Kedai Ayah Medan tergolong terjangkau jika dibandingkan dengan kualitas rasa yang disajikan. Pelayanan pun cepat dan ramah. Setiap pertanyaan dijawab dengan senyum dan candaan ringan.

Saat itu, menu belut sambal hijau sudah habis. Namun kekecewaan terobati dengan sate kerang yang juga disebutnya “mantap” dan kaya rasa.

Kedai Ayah Medan menyajikan masakan ala rumahan yang unik khas Melayu, hasil racikan yang melahirkan cita rasa khas yang sulit ditemukan di tempat lain. Dengan sajian yang lezat dan suasana yang hangat, kedai ini menjadi pilihan tepat bagi siapa pun yang merindukan masakan rumah.

Bagi siapa pun yang mencari ketenangan dan kehangatan sederhana, Kedai Ayah Medan Sunggal yang menjadi hidden gem Kuliner ini bukan sekadar tempat makan, melainkan ruang pulang bagi rasa dan kenangan. (Monang Sitohang)

Google

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

- Advertisment -

DAERAH